Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan sinergi social loan dengan salah satu Bank multinasional, PT Bank HSBC.
Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Informasi PT PNM Sunar Basuki mengatakan, kerja sama ini adalah bentuk komitmen untuk memberdayakan ekonomi berbasis kerakyatan.
Hal tersebut diwujudkan melalui pendampingan dan pembiayaan ultra mikro bagi masyarakat Indonesia.
“Tentu pemanfaatan social loan ini akan kami optimalkan, terlebih lagi berbeda dengan loan pada umumnya, penerimaan ini sangat tepat guna. Karena PNM fokus sebagai lembaga pembiayaan dan pendampingan UMKM dan ultra mikro,” ungkap Sunar dalam keterangan pers dikutip Selasa (23/1/2024).
Baca juga : Persija Mau Uji Coba Lawan Persita Tangerang
Kerja sama ini telah dijajakan secara resmi dengan menghadirkan Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Informasi PT PNM Sunar Basuki dan President Director HSBC Francois De Maricourt.
Sunar menjelaskan, penerimaan penyaluran dana sosial ini bertujuan untuk mendorong peningkatan status sosial ekonomi perempuan di banyak wilayah di Indonesia.
Dengan 15,2 juta nasabah PNM yang 100 persen adalah perempuan, serta pemberdayaan yang sudah dilakukan selama adanya PNM Mekaar sejak tahun 2015, penyaluran ini diharapkan dapat optimal.
Berbeda dari lembaga pembiayaan lainnya, PNM memberikan akses permodalan bagi perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia dengan maksimal pendapatan senilai Rp 800.000 per bulan.
Baca juga : Dapil Kalimantan Utara: Kecil Kuotanya, Besar Gesekannya
Berbagai program juga dilakukan untuk mendampingi ibu nasabah agar modal usaha yang diberikan dapat dikelola dengan baik.
Secara garis besar, PNM telah memberikan tiga modal utama yakni modal finansial, intelektual dan sosial. Adapun kerja sama ini telah diresmikan pada Selasa (16/01) lalu.
“Jika bukan kami siapa lagi, kita harus percaya bahwa mereka bisa untuk menjadi berdaya dan bahkan menjadi bagian dari tulang punggung perekonomian bangsa,” tambah Sunar.
Seperti diketahui, PNM yang telah bertransformasi menjadi group lending terbesar di dunia.
Baca juga : Skuad Persis Solo Terus Digembleng Di Yogyakarta
Perusahaan juga menjadi lembaga pemberdayaan terbesar di dunia tetap mengusung pola pemberdayaan khas ala PNM.
PNM dalam memberdayakan nasabah berpegang pada konsep pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan.
“Kami yakin dengan pola ini modal akan semakin efektif untuk mengembangkan usaha nasabah,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya