Dark/Light Mode
Terbitkan Global Bond Rp 7,94 Triliun
BNI Perkuat Posisi Bank Global Asal RI
Sebelumnya
“Serta kepercayaan investor global terhadap sehatnya ekonomi nasional,” ucapnya.
Menyoal ini, Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah menilai, langkah BNI yang menambah sumber pendanaan untuk ekspansi kredit dengan penerbitan surat utang senior dalam denominasi dolar AS, sudah tepat.
Jika melihat pasar keuangan global yang saat ini dipenuhi oleh sentimen negatif dan ketidakpastian sampai akhir tahun, perbankan perlu melakukan pencadangan dalam bentuk dolar AS.
Sebab, hal tersebut bisa menjadi bantalan di tengah kondisi keuangan yang masih relatif naik turun. Menurutnya, penerbitan surat utang, baik global maupun domestik tahun ini, akan memberikan sejumlah keuntungan.
Baca juga : Konsumen Tekor, Negara Nggak Dapat Apa-apa Tuh
“Salah satunya, sekarang demand-nya sedang tinggi, yang diyakini akan oversubscribe. Dan itu berarti harganya akan bagus,” ucap Piter kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Penerbitan global bond tersebut, juga diyakini Piter semakin memperkuat BNI dalam mewujudkan visi menjadi bank global. Sekaligus akan lebih memperkuat rupiah dan menambah aliran modal asing masuk ke Indonesia.
Piter optimistis, penerbitan global bond ini akan menarik minat para investor. Selain suku bunganya sedang tinggi, pasar keuangan juga sedang dipenuhi investor asing.
Terpisah, Head of Research Panin Sekuritas Nico Laurens mengatakan, saat ini saham BNI masih tergolong murah. Apalagi jika mengacu pada kinerja BNI terakhir, peluang saham BBNI untuk terus menguat sangat terbuka lebar.
Baca juga : Serem, Puluhan Ribu Warga DKI Kena TBC
Riset Panin Sekuritas menyebutkan, performa positif BNI di tahun lalu didorong oleh performa positif fee based income, membaiknya cost to income ratio, serta perbaikan kualitas aset.
“Penguatan kinerja BNI pun akan terbuka lebar di tahun 2024, seiring aksi korporasi yang dilakukan perseroan dengan menerbitkan surat utang senior dalam denominasi dolar AS senilai 500 juta dolar AS,” katanya dalam riset.
Dengan penerbitan ini, tegas Nico, perseroan bisa mendiversifikasi sumber pendanaan dan ekspansi kredit dalam mata uang asing.
“Kami masih merekomendasikan beli dengan target price di level Rp 6.200 (implied PB 1,1x di 2024),” ucapnya. DWI
Baca juga : Erick: Demi Jaga Timnas Dan Klub
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Senin, 1 April 2024 dengan judul "Terbitkan Global Bond Rp 7,94 Triliun BNI Perkuat Posisi Bank Global Asal RI"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.