Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Keranjang TikTok Nyambung ke Tokopedia, Dagangan UMKM Laris Manis

Senin, 1 April 2024 19:35 WIB
Keranjang TikTok Nyambung ke Tokopedia, Dagangan UMKM Laris Manis

RM.id  Rakyat Merdeka - Kolaborasi TikTok Shop dengan Tokopedia memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Dengan kolaborasi ini, pelaku UMKM lokal bakal memiliki banyak kesempatan untuk menjajakan dagangan dan memperluas akses pasar, serta meningkatkan potensi jumlah penjualan.

"Semakin banyak aplikasi (e-commerce), ini bisa memberikan keuntungan kepada para UMKM. Jadi, sebaiknya kita fokus memperbanyak lapak UMKM dengan membantu perkembangan e-commerce," kata Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PAN, Eko Hendro Purnomo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Terlebih keberadaan fitur “keranjang kuning” di platform Tiktok, memampukan para mitra usaha berinteraksi langsung secara intens dengan calon pembeli.

Pangsa pasarnya tidak terbatas dengan jangkauan pelanggan yang sangat luas. Saat ini Tiktok menempati posisi tertinggi sebagai platform yang paling banyak diakses pengguna.

Baca juga : Integrasi TikTok-Tokopedia, DPR: Ekonomi Digital Sudah Jadi Keniscayaan

Menurut laporan “we are social”, ada sekitar 106,5 juta pengguna Tiktok di Indonesia per November 2023, terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

Data tersebut sekaligus menunjukkan potensi platform Tiktok yang dapat dioptimalkan para seller untuk mempromosikan barang dagangannya.

Pengguna aktif Tiktok merupakan target pasar yang riil.

Melihat potensi yang sangat besar itu, Eko Patrio menyarankan semua pihak fokus membantu UMKM untuk menjadi kampiun di platform.

Misalkan mengedukasi UMKM untuk membuat konten kreatif atau mengemas jualan biar cepat laku. Wakil rakyat dari dapil Jakarta Timur itu juga mengingatkan Tiktok dan Tokopedia serta platform e-commerce lainnya agar lebih mengutamakan memajang produk-produk lokal agar lebih banyak dibeli.

Baca juga : Kementan: Panen Raya Jagung Di Tuban Luar Biasa

Dengan membeli produk lokal, kata Eko, kita ikut membantu meningkatkan kemandirian ekonomi negara dan ikut membantu menciptakan lapangan kerja di negeri sendiri.

"Ini bisa memberikan maslahat kepada para UMKM lokal. Dengan adanya migrasi tiktok ini kita berharap perniagaan di indonesia ini lebih bagus lagi," kata Eko.

Senada dengan Eko, Anggota Komisi VI DPR, Luluk Nur Hamidah menyampaikan, Integrasi TikTok dan Tokopedia yang hampir rampung itu harus memberikan manfaat dari akses dan perluasan pasar digital bagi pelaku UMKM Lokal.

Pasalnya, keberadaan pelaku UMKM memiliki peranan strategis dalam perekonomian nasional, diantaranya mengurangi tingkat kemiskinan melalui pembukaan lapangan kerja, meningkatkan pemerataan pendapatan melalui aktivitas-aktivitas usaha kecil baru.

Karena itu, ia meminta agar TikTok dan Tokopedia harus mengutamakan produk dan/atau jasa hasil produksi dalam negeri serta memperketat arus masuk produk impor.

Baca juga : Integrasi TikTok-Tokopedia Untungkan UMKM, Penjualan Meningkat

"(Integrasi TikTok - Tokopedia) ini kan salah satu upaya untuk bisa meredam produk-produk umkm dari negara lain. Tugas kita bersama adalah membantu UMKM menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Mereka harus lebih kompetitif," sambung dia.

Selain UMKM, Politisi PKB ini juga meminta agar Integrasi TikTok - Tokopedia ini memberikan perlindungan bagi para konsumen, baik keamanan, kenyamanan dan orisinalitas barang yang dia beli.

Sementara itu, berkaitan dengan progres migrasi antara TikTok dan Tokopedia yang mulai mendekati tenggat waktu, Luluk menyampaikan bahwa parlemen akan terus memantau perkembangannya secara intens.

Terutama pada sisi keberpihakan platform terhadap UMKM lokal. Sekedar informasi, saat ini pemerintah melalui Kementerian Perdagangan tengah memproses integrasi platform digital TikTok Shop dan Tokopedia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.