Dark/Light Mode

Konflik Iran Vs Israel Memanas

Pelototin Kenaikan BBM, Pemerintah Siapin Mitigasi

Jumat, 19 April 2024 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Air­langga Hartarto. Foto: Dok. Kemenkoperekonomian).
Menteri Koordinator (Men­ko) Bidang Perekonomian Air­langga Hartarto. Foto: Dok. Kemenkoperekonomian).

 Sebelumnya 
Airlangga juga mengatakan, Indonesia perlu mengambil beberapa kebijakan. Antara lain bauran kebijakan fiskal dan moneter, menjaga stabilitas nilai tukar, menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hingga memonitor kenaikan logistik dan kenaikan harga minyak.

Bagi sektor riil, dampak depre­siasi nilai tukar dan kenaikan ini sangat berpengaruh terhadap impor. Namun, ada efek positif juga terhadap eksportir karena mendapatkan devisa lebih banyak. ”Plus minusnya harus kita jaga,” ujar Airlangga.

Baca juga : The Citizens Gagal Pertahankan Gelar

Menurutnya, Pemerintah juga terus melihat reformasi struk­tural dan menjaga ekspektasi dari investor, serta memperkuat daya saing untuk menarik in­vestasi jangka panjang ke In­donesia.

“Kepastian itu yang harus dijaga. Tentunya juga menjaga agar defisit tetap dalam rentang yang diperbolehkan oleh Undang-Undang,” ujarnya.

Baca juga : Raducanu Hantam Kerber

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, konflik yang terus memanas antara Iran dan Is­rael sangat berdampak pada meningkatnya harga jual minyak dunia.

“Selain kondisi perangnya, Iran merupakan negara suplier atau produsen minyak yang penting di dunia. Jadi, dampak­nya terhadap minyak akan lebih besar,” ujar Faisal di Jakarta, Selasa (16/4/2024).

Baca juga : Menlu China Sowan Ke Jokowi

Bagi Indonesia, melonjaknya harga minyak dunia tentu akan berdampak pada meningkatnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, seperti Per­talite dan Solar. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 19 April 2024 dengan judul "Konflik Iran Vs Israel Memanas Pelototin Kenaikan BBM Pemerintah Siapin Mitigasi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.