Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Induk Perusahaan Masuk Daftar Blacklist ESDM
WSBP Pastikan Bisnis Dan Operasional Tetap Jalan
Sabtu, 8 Juni 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) memastikan kegiatan operasional dan bisnis tetap berjalan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja tidak terdampak sanksi daftar hitam (blacklist) diterima induk perusahaan, PT Waskita Karya (Persero) Tbk oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pengenaan sanksi blacklist dilakukan terhadap Waskita Karya, melalui KSO (Kerja Sama Operasional) PT Matra-Waskita Karya pada akhir Mei lalu.
Vice President (VP) of Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto memastikan, WSBP beroperasi secara independen dari kegiatan yang dilakukan oleh Waskita Karya dalam KSO Matra-Waskita.
“Seluruh proyek dan lini bisnis WSBP tetap berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” jelas Fandy di Jakarta, Jumat (7/6/2024).
Fandy menegaskan, WSBP selalu menjunjung tinggi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) dan mematuhi semua peraturan, serta ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Tugas Personel Damkar Kini Udah Jadi Palugada
“Kami berkomitmen untuk melaksanakan bisnis dengan integritas dan transparansi,” ujarnya.
Perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keberlanjutan bisnis. WSBP juga memiliki portofolio proyek yang solid dan beragam, serta hubungan yang baik dengan pelanggan dan mitra bisnis.
“Hal ini memastikan, bahwa operasional kami tetap stabil dan tidak terganggu oleh isu-isu eksternal,” katanya.
Fandy menambahkan, semua komitmen kepada pelanggan dan mitra WSBP tetap menjadi prioritas utama.
Semua proyek yang sedang berjalan dan yang akan datang, terus dilaksanakan sesuai dengan standar kualitas tinggi yang ditetapkan perusahaan. Serta sesuai dengan kontrak yang ada dengan tata kelola yang baik.
Baca juga : Garuda Siapkan Kemenangan
Fandy menyampaikan, WSBP masih aktif mengikuti tender di proyek-proyek infrastruktur BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan Pemerintah.
“Kami terus berpartisipasi secara aktif untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional,” ucapnya.
Saat ini, WSBP sedang menjalani on going tender sejumlah 96 proyek di seluruh Indonesia. Pihaknya juga optimistis terhadap peluang-peluang ini dan berkomitmen untuk memberikan hasil terbaik.
Melalui penjelasan tersebut, pihaknya berharap dapat memberikan kejelasan dan keyakinan kepada semua pihak, bahwa WSBP tetap berkomitmen untuk menjalankan operasional dan bisnisnya dengan baik.
“Serta tidak terdampak oleh sanksi yang diterapkan kepada Waskita Karya,” tutupnya.
Baca juga : Swiatek Tantang Poalini
Terpisah, Associate Director BUMN Research Group Lembaga Manajemen FEB Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menilai, apa yang menimpa Waskita Karya seharusnya memang tidak berpengaruh signifikan kepada bisnis anak usahanya, WSBP.
“Waskita Karya dan WSBP adalah dua entitas bisnis yang terpisah. Jadi meskipun Waskita Karya masuk blacklist Kementerian ESDM, namun WSBP masih bisa terus beroperasi dan menangkap peluang bisnis, termasuk dari Kementerian ESDM,” kata Toto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya