Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tren Pelemahan Rupiah Harus Direm
Jumlah Orang Miskin Berpotensi Melonjak
Minggu, 30 Juni 2024 07:00 WIB
Sebelumnya
“Belanja subsidi naik terus. Padahal pada 2020 belanja subsidi hanya Rp 48,9 triliun. Pada 2021 memang naik sedikit, 15,7 persen namun masih pada level Rp 56,6 triliun,” Ani saat konferensi pers APBNKiTa secara daring, Kamis (27/6/2024).
Kondisi ini, lanjut Ani, disebabkan harga minyak yang melambung, pelemahan kurs, juga volume belanja yang meningkat.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 rata-rata nilai tukar Rupiah diasumsikan hanya Rp 15.000 per dolar AS.
Baca juga : Program Sekolah Gratis Segera Dijalankan Dong
Sementara saat ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat masih berada di level Rp 16.400-an.
Dijelaskannya lebih rinci, apabila volume atau harga komoditas yang sudah ditetapkan di dalam APBN2024 tidak berubah, sementara rupiah melemah dan dolar terus perkasa, praktis akan terjadi deviasi (penyimpangan dari peraturan) khususnya dari sisi anggaran.
Namun begitu, Ani menjelaskan, besaran belanja subsidi yang bakal terdampak selisih pelemahan kurs ini, akan disesuaikan dengan tagihan yang dilakukan oleh pihak penyedia. Yaitu, PT Pertamina dan PT PLN.
Baca juga : Inggris Vs Slovakia, Three Lions Waspada Skenario Adu Penalti
Tagihannya baru akan direspons setelah ditinjau oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
“Setiap kuartal, kami meminta BPKP untuk mengaudit. Dan kami membayar sesuai kemampuan negara,” ungkapnya.
Dia juga menerangkan besaran belanja subsidi sesuai Undang- Undang (UU) APBN 2024, masih akan tetap sesuai dengan kisaran yang telah ditetapkan sebesar Rp 300 triliun.
Baca juga : Sepakat Rematch Vs Oleksandr Usyk, The Gypsy King Penasaran
“Nanti kita akan lihat alokasi itu memenuhi berapa banyak dari volume yang sudah ditetapkan, dengan perubahan harga maupun kurs yang terjadi,” tegasnya. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Minggu, 30 Juni 2024 dengan judul "Tren Pelemahan Rupiah Harus Direm, Jumlah Orang Miskin Berpotensi Melonjak"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya