Dark/Light Mode

Bakal Libatkan UMKM

BEEF Lebarkan Sayap Bisnis ke Sektor Logistik Berbasis Digital

Rabu, 11 Desember 2019 16:43 WIB
Alur bisnis BEEF Logistic Go Digital. (Gratis: BEEF)
Alur bisnis BEEF Logistic Go Digital. (Gratis: BEEF)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Estika Tata Tiara Tbk (Kibif) mengembangkan sayap bisnis ke sektor logistik dengan layanan berbasis digital untuk memasarkan daging sapi dan produk-produk olahan dalam memenuhi permintaan konsumen di dalam negeri yang terus meningkat.      

Mengusung tema “BEEF Logistic Go Digital” perusahaan dengan kode perdagangan BEEF di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akan melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengembangkan kapasitas usahanya secara modern.       

“Pesatnya dinamika perkembangan  e-commerce pada era digital saat ini harus  didukung ekosistem yang lebih baik, termasuk layanan logistiknya," kata Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Kibif di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/12).        

Berita Terkait : Startup U-Wash, Bisnis Laundry Berbasis Digital

Pada kesempatan itu, Kibif melakukan pemaparan publik (public expose) untuk menjelaskan rencana serta langkah-langkah konkret yang akan dilakukan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kinerja tahun 2020.        

Selain itu, diadakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kibif dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dalam pengembangan sistem logistik berbasis digital. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko dengan Chief Investment Officer (CIO) IIF Harold Tjiptadjaja.        

“Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kibif dan IIF adalah rangkaian dari langkah konkret Kibif mengembangkan sistem logistik yang didukung IIF,” kata Yustinus.         

Berita Terkait : DPR Tantang Menkes Bikin Terobosan Strategis di Sektor Kesehatan

Direktur Pemasaran PT Estika Tata Tiara Tbk Grace Adoe  menyatakan, sejak melantai di bursa Januari 2019, Kibif terus melakukan berbagai terobosan meningkatkan kinerja perseroan. Saat ini Kibif mulai menggarap  ranah e-logistic di Indonesia dengan target UMKM dan perusahaan korporasi. Pelibatan  UMKM dalam sistem logistik Kibif sangat penting karena 96 persen pelaku bisnis di Indonesia bergerak di sektor UMKM.        

“UMKM adalah pilar utama pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Grace.         

Menurut Grace, UMKM merupakan bidang usaha yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat. “UMKM  juga berperan signifikan dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan stabilitas nasional,” kata Grace. [WHY]