Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gusti Bhre & Zagy Berian Di World Public Relations Forum (WPRF) 2024
Green PR Untuk Kebudayaan Dan Energi Ramah Lingkungan
Sabtu, 23 November 2024 21:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ada satu sesi menarik di tengah perhelatan World Public Relations Forum (WPRF) yang berlangsung di Bali, (19-22 November 2024). Yaitu kehadiran dua anak muda dalam sesi Indonesia Young Public Relations Gathering.
Mereka adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X dan Zagy Yakana Berian hadir dalam satu panel pada Jumat (22/11/2024). Kanjeng Gusti adalah Raja Mangkunegaran yang akrab disapa Gusti Bhre. Sedangkan Zagy Berian adalah Sustainability Practitioner yang perannya sudah mendunia dan saat ini dikenal sebagai Youth-Led Climate Initiative, pendiri Society Renewable Energy (SRE). Keduanya masih muda dan penampilannya di WPRF menyegarkan suasana.
Gusti Bhre berbicara tentang: Purposeful Social Change Through Culture. Dan Zagy berbicara tentang Engaging Youth in Sustainability Initiatives. Sesi ini mendapat sambutan yang cukup antusias. Ribuan anak muda memenuhi ruangan di Ballroom Hotel Merusaka, Nusa Dua Bali untuk mendengarkan paparan mereka.
“Diperlukan harmoni antara manusia dan alam untuk dapat membangun budaya masa depan. Mangkunegaran mengartikan hal itu menjadi 10 pilar seperti kesehatan, kemanusiaan, pendidikan, tradisi, inovasi, lingkungan, tata keola, seni dan budaya, keberagaman, dan komunitas,” ujar Gusti Bhre.
Mangkunegaran menciptakan komunikasi yang lebih kreatif melalui penyajian hal-hal berkelanjutan, inovasi kebudayaan, dan kolaborasi internasional dengan kegiatan seperti kolaborasi bersama Balet id, pentas budaya anak melalui Mangkunegaran Soiree, penampilan Universitas Chulalongkorn, simposium internasional, dan kegiatan roadshow pengenalan budaya.
“Sudah saatnya, komunikasi harus diciptakan lebih kreatif seperti perpaduan tradisional dan modern baik visual dan komunikasi tertulis,” tambah Gusti Bhre, yang lahir pada 29 Maret 1977 dengan nama Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo.
Baca juga : Menkomdigi Akan Jadi Pembicara Di World Public Relations Forum 2024 Di Bali
Menurutnya, pengenalan budaya Indonesia kepada generasi muda adalah sebuah keharusan, agar dapat terjadi regenerasi dan keberadaan budaya bisa terus berlanjut. “Di Mangkunegaran, kami berusaha sebaik mungkin menjadi jembatan penyebaran budaya kepada generasi muda melalui pengemasan yang baik, kegiatan ringan dan menyenangkan, mudah dicerna,” ujarnya.
Gusti Bhre (kiri) dan Zagy Berian (tengah) menjadi pembicara di World Public Relations Forum (WPRF) 2024 di Bali. Paling kanan adalah moderator Leidena Sekar Negari (Pranata Humas Ahli Muda) dari Tim Perhumas.
Zagy Berian berbicara tentang pentingnya komunikasi yang unik, berbasis hasil nyata dan tematik agar generasi muda tergerak melakukan aksi-aksi untuk Indonesia, khususnya pada isu keberlanjutan dan transisi energi, yang saat ini menjadi fokus perhatiannya. Indonesia memiliki potensi energi baru yang berlimpah.
Dia memperkirakan ada delapan hingga 13 juta green jobs atau pekerjaan hijau dari potensi tersebut. Karenanya, untuk mendukung pencapaian bonus demografi di tanah air, diperlukan dukungan dari 12 juta orang yang peduli terhadap isu keberlanjutan. Tanpa hal tersebut, penciptaan pekerjaan ramah lingkungan di masa depan sulit terealisasi.
“Kita membutuhkan strategi public relations atau hubungan masyarakat (humas) demi menyambut Indonesia ramah lingkungan, terutama melibatkan generasi muda,” kata Zagy, yang lahir pada April 1998.
Sangat penting peran hubungan masyarakat dalam membangun kepercayaan dan meyakinkan publik akan pentingnya keberlanjutan. Saat ini, banyak investasi yang fokus pada strategi keberlanjutan dan komunikasi yang efektif telah membantu menciptakan kepercayaan publik terhadap isu tersebut. Namun, ia menegaskan perjalanannya tidak mudah. Meskipun komunikasi mengenai isu sustainability yang inklusif dan kuat itu penting, namun ada tantangan besar dalam mewujudkannya. Yaitu, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan, memerlukan pendekatan atau cara komunikasi yang khusus.
Baca juga : Relawan Nelayan Ganjar Edukasi Warga Cara Menangkap Ikan Ramah Lingkungan
Beberapa inisiatif yang saat ini dia jalankan semisal konferensi tahunan, platform untuk talenta kerja inklusif, pemberdayaan gender, dan edukasi melalui podcast, diharapkan bisa memberikan kontribusi dan pemahaman kepada anak muda mengenai isu sustainability dan transisi energi.
“Satu hal penting yang ingin kami tekankan adalah pentingnya strategi green PR dan peluang kolaborasi yang luas,” tambahnya.
Saat ini, dia telah merancang jalur pembelajaran untuk memberdayakan generasi muda agar siap bersaing di dunia kerja dalam tiga tahap progresif. Tahap pertama adalah penjelajahan, di mana generasi muda mulai memperdalam pengetahuan mereka. Tahap kedua adalah navigasi perjalanan, peserta mulai menetapkan tujuan dan target yang jelas, dengan fokus pada perencanaan strategis. Dan tahap terakhir adalah menjadi juara, di mana peserta mengasah keterampilan kepemimpinan dan membangun tim, memastikan perjalanan pengembangan yang menyeluruh dari kesadaran diri hingga kepemimpinan.
Zagy menunjukkan sejumlah aktivitas yang telah dia kerjakan. Yaitu fokus pada penyediaan akses listrik ramah lingkungan di desa-desa di wilayah terpencil. Upaya ini tidak mudah, karena Indonesia adalah negara kepulauan, dengan wilayah yang luas dan tersebar. Sehingga diperlukan komunitas yang terdesentralisasi untuk dapat melakukan kegiatan secara paralel.
Setiap kegiatan, harus dimulai dengan pemetaan sosial terlebih dulu agar bisa dipahami kebutuhan dan solusinya di tiap lokasi. Dalam tahap pekerjaannya, dia melibatkan peran masyarakat setempat. Dari mulai konstruksi, hingga operasional. Sistem kerjanya menggunakan blended finance, yaitu menggabungkan dana CSR, donor dan crowdfunding. Dalam tiga tahun, telah berhasil menginstal lebih dari 100 lokasi pemasangan listrik berbasis energi terbarukan.
Selama ini, ia telah menerapkan strategi green PR dengan berpikir kreatif dan menyelesaikan masalah sektor energi melalui advokasi tematik. “Kami membawa isu tematik agar generasi muda tersaring sesuai minat dan tergerak melakukan aksi yang nyata,” katanya.
Baca juga : Dubes Dimas Wahab Gencarkan Promosi Kebudayaan Dan Produk Indonesia
Zagy menekankan bahwa generasi muda di tanah air menunjukkan antusiasme dan komitmen yang serius terhadap green energy dan aksi-aksi penanganan perubahan iklim. “Kami berharap dari acara yang luar biasa ini, para profesional PR muda yang hadir dapat memanfaatkan gerakan sustainability sebagai alat untuk menciptakan kesejahteraan sosial bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Perhumas, Boy Kelana Soebroto dalam sambutannya di sesi Perhumas Muda, mengutip Nelson Mandela Presiden berkulit hitam pertama di Afrika Selatan: The youth of today are the leaders of tomorrow.
Boy mengatakan bahwa pemuda melambangkan energi, kreativitas, dan keberanian untuk bermimpi besar. Mereka berani melampaui batas, menantang norma yang ada, dan membayangkan masa depan yang belum terlihat oleh orang lain. Boy mengatakan Perhumas muda adalah pelopor komunikasi yang bertanggung jawab, menghadirkan perspektif baru serta solusi inovatif di bidang hubungan masyarakat.
Bagi profesional public relations atau hubungan masyarakat muda, kata Boy, hal ini adalah pelajaran penting. Meski teknologi dan inovasi terus mendorong kemajuan, identitas serta nilai-nilai nasional harus tetap menjadi melekat. Fokusnya adalah menciptakan perubahan yang bermakna bagi masyarakat. Demi menjadi pemimpin masa depan, Boy mengatakan pemuda diperlukan visi, empati, dan kemampuan beradaptasi. Saat ini, tantangan seperti perubahan iklim dan penyebaran informasi keliru menjadi perhatian utama.
WPRF berlangsung empat hari dari 19-22 November dihadiri oleh 1.400 peserta dari dalam dan luar negeri. WPRF menghadirkan total 37 pembicara internasional dan 41 pembicara nasional dalam rangkaian acara yang berlangsung selama empat hari. Forum ini juga diikuti oleh perwakilan dari 22 negara, termasuk Australia, Bangladesh, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, Arab Saudi, Nigeria, dan Afrika Selatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya