Dark/Light Mode
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyambut baik rencana International Development Finance Corporation (IDFC) mengalokasikan investasi 5 miliar dolar AS untuk mendanai pembangunan infrastruktur dan teknologi digital di Indonesia.
“Ini secara signifikan akan membantu menjaga stabilitas pertumbuhan selama ketidakpastian ekonomi global saat ini,” kata Jokowi saat menerima CEO IDFC Adam S. Boehler dan delegasi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (10/1) seperti dikutip setkab.go.id.
Baca juga : AC Milan Vs Atalanta, Wajib Menang
Presiden menegaskan, selama masa jabatan keduanya, pembangunan infrastruktur akan berlanjut. Karena itu, pemerintah membutuhkan investasi untuk mendanai banyak program pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, bandara, pelabuhan laut, infrastruktur energi, dan teknologi digital.
Menurut Presiden, pemerintah terus membuat terobosan kebijakan untuk mendukung dan menciptakan iklim investasi yang ramah melalui undang-undang omnibus investasi. “Jadi Indonesia dapat mempersempit kesenjangan infrastruktur dan menjadi sangat kompetitif di era global,” terangnya.
Baca juga : Terima Suap dan Gratifikasi Rp 46 Miliar, Sekretaris MA Nurhadi Jadi Tersangka
Untuk itu, Presiden Jokowi menyambut baik komitmen IDFC untuk mendukung program-program prioritas pemerintah Indonesia terutama dalam pengembangan infrastruktur, energi, dan teknologi digital. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.