Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Rencana merger antara dua perusahaan transportasi daring terbesar di Indonesia, Grab Holdings Ltd. dan GoTo Gojek Tokopedia, menuai sorotan dari Koalisi Ojol Nasional (KON).
Organisasi ini menyatakan kekhawatiran atas potensi dampak negatif terhadap mitra pengemudi ojek online (ojol), persaingan usaha, dan struktur tarif layanan.
Menurut KON, merger ini dapat memunculkan dominasi pasar oleh satu entitas yang berpotensi menaikkan tarif dan memangkas pendapatan mitra pengemudi.
Baca juga : Selamat Bertugas Prabowo-Gibran
Selain itu, KON menilai merger ini berisiko mematikan perusahaan pesaing serta mengurangi alternatif platform bagi pengemudi.
"Jika perusahaan aplikator lain tersingkir, para mitra tidak lagi punya daya tawar. Pendapatan bisa terganggu dan peluang kerja menyempit," kata Ketua Presidium Nasional KON, Andi Kristiyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/5).
KON juga menyoroti potensi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
Baca juga : Smooth Dan Bergejolak
Serta mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan pemerintah untuk membatalkan rencana merger ini.
“Pemerintah harus hadir sebagai pengatur dan pelindung,” tambah Andi.
KON mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempertimbangkan kembali dampak sosial-ekonomi dari konsolidasi dua perusahaan besar tersebut, khususnya terhadap keberlangsungan hidup para mitra pengemudi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya