Dark/Light Mode

Hindari Penipuan, Pegadaian Imbau Masyarakat Waspada Lelang Online

Senin, 3 Februari 2020 12:57 WIB
Logo Pegadaian. (Foto: ist)
Logo Pegadaian. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pegadaian (Persero) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi lelang online melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan sebagainya.

Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo menyampaikan, sampai saat ini Pegadaian tidak melakukan lelang secara online. "Lelang barang jaminan yang jatuh tempo dilakukan di kantor cabang Pegadaian, bazar, atau pameran. Jadi transaksinya dilakukan secara langsung sehingga nasabah dapat memilih dan meneliti barang yang akan dibeli. Setelah terjadi kesepakatan harga, baru dilakukan pembayaran," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (3/2).

Amoeng menjelaskan, saat ini beredar akun-akun media sosial yang menawarkan emas, laptop, handphone, dan barang-barang lainnya dengan harga murah. Barang-barang tersebut ditawarkan melalui akun media sosial dengan menggunakan nama pegadaian, pegadaian syariah, the gade, dan sebagainya.

Baca juga : Tiket Hari Pertama Ludes, Pertamina Apresiasi Masyarakat Purwokerto

Untuk meyakinkan calon korban, pemilik akun mengambil foto atau video karyawan Pegadaian dan memalsukan identitasnya. Kemudian masyarakat yang tergiur akan melakukan komunikasi melalui nomor yang dipublikasikan pada akun palsu tersebut.

Selanjutnya pelaku meminta transfer sejumlah uang sebagai uang muka transaksi dan menjanjikan akan mengirim barang yang dibeli. Akan tetapi barang tersebut tidak dikirim, nomor pelaku tidak aktif, dan rekening bank yang sebelumnya menerima transfer pun ditutup.

Amoeng mengimbau, kepada masyarakat untuk hati-hati dan waspada. Agar terhindar dari tindak penipuan, Amoeng menyampaikan beberapa tips. Pertama, masyarakat diminta melakukan transaksi lelang secara langsung di kantor cabang, bazar, atau pameran yang dilakukan oleh Pegadaian.

Baca juga : Mendagri Gelar Pertemuan Dengan Pimpinan Parpol Pagi Ini

Kedua, memperhatikan harga pasar. Amoeng menegaskan, Pegadaian tidak pernah menjual barang jauh di bawah harga pasar. Oleh karena itu penawaran harga yang tidak wajar biasanya merupakan tindak penipuan, pemalsuan, atau barang tersebut adalah hasil kejahatan.

Ketiga, apabila mendapatkan informasi mengenai lelang, lakukan konfirmasi ke outlet-outlet Pegadaian terdekat, telpon ke call center Pegadaian 021-1500569 atau Pegadaian pusat 021-3155550. Dan terakhir, masyarakat diminta agar tidak mentransfer uang ke rekening yang tidak dikenal.

Amoeng mengingatkan, perkembangan teknologi di satu sisi sangat membantu dalam melakukan banyak hal, termasuk berbagai transaksi keuangan. Akan tetapi di sisi lain teknologi juga sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. "Maka kita harus selalu hati-hati dan waspada," tandasnya. [OKT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.