Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dinominasikan Jadi CEO, Hans Patuwo Diyakini Bikin GoTo Kian Melesat
Rabu, 26 November 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
Sebagai Chief Operating Officer dan Presiden On-Demand Services (ODS), Hans memimpin seluruh operasional di dalam ekosistem perusahaan.
“Melalui peran tersebut, dia berhasil mendorong pertumbuhan, efisiensi dan profitabilitas lewat disiplin operasional yang berbasis data,” puji Patrick.
Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman bekerja di Amerika Serikat (AS), China dan Singapura di berbagai perusahaan multinasional. Termasuk menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen McKinsey.
Baca juga : Kurangi Ketergantungan Kepada AS, Menperin Genjot Pasar Ekspor Baru Furniture
Menyoal ini, Analis MNC Sekuritas Rudy Setiawan mengatakan, mundurnya Patrick dari jabatan CEO GoTo bisa menjadi alasan perubahan dibutuhkan untuk memberikan warna baru, harapan baru dan strategi baru dalam sebuah perusahaan.
“Pengunduran diri direksi merupakan agenda yang sangat umum di setiap perusahaan terbuka. Hampir semua emiten memiliki agenda tahunan tersebut dalam RUPS,” ucap Rudy kepada Rakyat Merdeka, Selasa (25/11/2025).
Rudy menekankan, sosok yang menggantikan Patrick akan menjadi sorotan bagi pelaku pasar dan investor. Sebab, investor bertanya-tanya, konsep seperti apa yang akan dibawa Hans ke dalam GoTo.
Baca juga : Masyarakat Mulai Berani Buka Suara Dan Melaporkan
Lebih lanjut Rudy melihat, saat ini fundamental perusahaan semakin solid. Hal ini karena perusahaan selalu mampu menghadirkan inovasi dan disiplin menjaga cost, sehingga mendongkrak profitabilitas serta menghadirkan operating cash flow positif.
“Ini mencerminkan profitabilitas operasional yang baik, keberlangsungan usaha yang lebih terjamin hingga kondisi keuangan yang jauh lebih sehat,” ujarnya.
Usulan Perubahan
Selain pergantian CEO, GoTo juga mengumumkan beberapa perubahan pada manajemen dan komposisi Dewan Komisaris.
Baca juga : Kejagung Geledah 5 Lokasi, Sita Dokumen Dan Kendaraan
GoTo juga menerima pengunduran diri Direktur Public Affairs dan Communications Ade Mulyana yang ingin fokus pada komitmen keluarga dan aktivitas profesional lainnya di luar GoTo.
Sementara, usulan perubahan susunan dewan komisaris, yakni Komisaris Pablo Malay dan Winato Kartono telah menyerahkan surat pengunduran diri.
Andre Soelistyo dan Santoso Kartono telah dinominasikan untuk mengisi posisi tersebut. Keduanya memiliki pengalaman strategis, serta pemahaman mendalam mengenai teknologi dan investasi. Hal itu akan memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan sebagai bagian dari dewan komisaris. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya