Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hasil EWS Kementan, Pasokan Cabe Aman Sampai Setelah Lebaran
Senin, 30 Maret 2020 21:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Meski tengah ada pandemi Covid-19, pejabat dan pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) terus memantau dan memastikan ketersediaan pangan. Salah satunya komoditas aneka cabe.
Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto, mengatakan, saat ini hingga pasca Idul Fitri nanti, ketersediaan dan pasokan cabe aman dan cukup. "Berdasarkan data Early Warning System (EWS) diprediksi produksi cabe dibandingkan dengan kebutuhannya secara nasional masih surplus," ujarnya, melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/3).
Baca juga : Hasil Kajian Kementan, Sawah Tadah Hujan Bisa Panen 3 Kali Setahun
Perkiraan produksi aneka cabe pada Maret ini sebesar 203.057 ton dengan keutuhan 174.219 ton. Sehingga surplus 28.838 ton. Kemudian, produksi pada April sebanyak 217.588 ton dengan kebutuhnan 178.594 ton, sehingga surplus 38.994 ton. Produksi Mei sebanyak 217.258 ton dengan kebutuhan 182.634 ton sehingga surplus 34.624 ton.
"Begitu juga produksi pada Juni 196.644 ton dengan kebutuhan174.219 ton sehingga surplus 22.425 ton. Kami juga sudah mengecek kebenaran kondisi eksisting di lapangan melalui telepon, foto open camera, dan video pada beberapa wilayah sentra utama," tambah Anton, sapaan akrab Prihasto Setyanto.
Baca juga : 4 Hari Lagi, RS Karantina Pasien Covid Di Riau Selesai Dibangun
Anton mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak perlu panik. Produksi dan distribusi tidak terganggu dengan wabah covid ini.
Pihaknya juga telah mengandeng beberapa startup yang bergerak dibidang penjualan online seperti Sayur Box, Tani Hub, Kedai Sayur untuk memasarkan hasil panen petani hingga ke konsumen. "Ini untuk memudahkan petani dalam menjual produknya dan memudahkan konsumen memperoleh kebutuhan pangan walau tetap di rumah," jelas Anton.
Baca juga : Khutbah Cuma 10 Menit Barisan Dikasih Jarak
Suyono, petani sekaligus pelaku usaha cabe asal Kediri, membenarkan hal tersebut. "Nggak usah khawatir. Pasokan cabe, khususnya untuk cabe rawit merah, cukup besar. Karena akhir bulan ini sampai awal April sudah mulai banyak cabe yang siap panen. Untuk pendistribusiannya juga tetap lancar meskipun ada zona merah pandemi Corona," ujarnya. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya