Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT ASDP Ferry (Persero) tidak lagi menjual tiket penumpang untuk golongan I-IV di Pelabuhan Merak-Bakauheni karena adanya kebijakan larangan mudik.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan, penyetopan penjualan tiket ini dilakukan mulai 27 April hingga 31 Mei 2020. "Pada Minggu 26 April, kami telah berkoordinasi dengan Kakorlantas Polri bersama jajaran Polda Banten dan telah diputuskan bahwa kapal-kapal penyeberangan Merak-Bakauheni dilarang mengangkut penumpang pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan angkutan orang, baik pribadi maupun umum," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (28/4).
Baca juga : KAI, Pelni, Garuda Dan AP Stop Angkut Penumpang
Ira menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, ASDP hanya akan mengoperasikan kapal untuk mengangkut kendaraan yang dikecualikan. Misalnya untuk kendaraan pengangkut barang atau logistik, kendaraan pengangkut alat medis, hingga kendaraan jenazah.
Ira memastikan ASDP bakal mengikuti arahan dari Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah VIII Provinsi Banten terkait penyetopan ini. Ia berharap kebijakan tersebut dapat dimengerti oleh seluruh pengguna jasa. Ira juga mewanti-wanti agar masyarakat tidak nekat melakukan mudik agar upaya untuk menekan tingkat penyebaran virus corona bisa optimal.
Baca juga : KAI, Pelni, Garuda dan Angkasa Pura Stop Angkut Penumpang
Bagi para pengguna jasa yang telah membeli tiket penyeberangan pada periode 27 April hingga 31 Mei 2020, ia memastikan akan melayani pengembalian biaya tiket (refund) 100 persen. Proses ini bakal berlangsung maksimal 30 hari kerja. Refund juga dapat dilakukan lewat pengajuan melalui www.ferizy.com atau menghubungi contact center ASDP di 08111-021-191 dan [email protected].
Akibat kebijakan ini, Ira mengakui kinerja perusahaan terganggu. Bahkan, sejak pertama kali gerakan jaga jarak fisik (physical distancing) diterapkan, perusahaan mengalami kemelorotan produksi hingga 40 persen.
Baca juga : Soal Penghentian Penerbangan Mudik, Garuda Manut
Saat ini, kata Ira, ASDP hanya akan mengandalkan kinerja pada angkutan logistik. Apalagi, angkutan logistik pada masa-masa sekarang ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. "Fokus kami menjaga agar penyeberangan logistik tetap berjalan lancar sehingga mobilisasi pasokan logistik ke seluruh Indonesia tetap terjaga dengan baik sesuai arahan Presiden Joko Widodo," ucapnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya