Dewan Pers

Dark/Light Mode

AirAsia Mau Terbang Lagi, Ini 10 Aturan Ketatnya

Minggu, 10 Mei 2020 11:23 WIB
AirAsia Mau Terbang Lagi, Ini 10 Aturan Ketatnya

RM.id  Rakyat Merdeka - Maskapai AirAsia Indonesia akan mengudara lagi. Sejumlah langkah pencegahan dan pengetatan prosedur keamanan, baik di darat maupun di udara bakal diterapakan untuk menekan risiko penyebaran Covid-19.

“Silakan memahami sejumlah ketentuan yang kami terapkan untuk menjamin perjalanan yang aman dan nyaman bagi semuanya,” ujar Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine katanya dalam keterangan resminya, Minggu (10/5).

AirAsia juga mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah di wilayah masing-masing.

“AirAsia Indonesia secara aktif bekerja sama dengan regulator, otoritas penerbangan sipil dan kesehatan dalam menindaklanjuti perkembangan situasi,” katanya.

Berikut 10 hal yang perlu diperhatikan sebelum terbang bersama AirAsia 1. Kewajiban penggunaan masker. Semua tamu AirAsia wajib membawa dan menggunakan masker pribadi dengan benar sebelum, selama, dan sesudah penerbangan, termasuk saat check-in dan mengambil bagasi. Tamu yang tidak mengenakan masker tidak akan diperbolehkan naik ke pesawat.

2. Syarat dan ketentuan yang berlaku terkait perjalanan Sebelum melakukan perjalanan, mohon pastikan bahwa Anda telah memenuhi izin dan persyaratan untuk melakukan perjalanan dari otoritas di wilayah asal dan tujuan.

Berita Terkait : Segera Terbitkan Aturan Pelaksanaan Perppu Corona

Untuk informasi lebih lengkap mengenai persyaratan kemigrasian, silakan kunjungi situs resmi kantor imigrasi negara tujuan Anda.

3. Pemeriksaan suhu tubuh. Pemeriksaan suhu tubuh akan dilakukan di beberapa titik, termasuk di gerbang keberangkatan. Awak kabin juga akan menjalankan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas.

4. Marka jaga jarak. Marka jaga jarak tersedia di sejumlah titik, termasuk di area ruang tunggu penumpang, konter dan kios check-in.

Kami juga akan memfasilitasi konter check-in tambahan dan mengembangkan inovasi layanan check-in yang bebas kontak langsung. 5. Layanan check-in digital dan waktu kedatangan di bandara.

Check-in melalui web dan aplikasi untuk mengurangi kontak fisik dan kontak dengan permukaan pada saat proses check-in dan masuk pesawat.

"Mohon tiba lebih awal di bandara, setidaknya 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, agar memiliki waktu luang untuk menjalankan rangkaian proses pemeriksaan yang diperlukan. Syarat dan ketentuan yang berlaku terkait perjalanan Anda," tambah Dirut AirAsia Indonesia.

Berita Terkait : Besok, Citilink Mulai Terbang Lagi

6. Ketentuan bagasi kabin. AirAsia menerapkan kebijakan baru terkait bagasi untuk mengakomodir arahan jaga jarak selama proses turun dan naik pesawat.

Penumpang hanya diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan ukuran maksimum 40cm (Tinggi) x 30cm (Lebar) x 10cm (Panjang), seperti tas laptop dan tas jinjing. Barang bawaan di luar ketentuan tersebut harus dibagasikan.

Kebijakan ini untuk meminimalisir kontak antara penumpang dengan barang bawaan penumpang lainnya. 7. Pesan makanan sebelum terbang secara online Makanan di dalam pesawat atau inflight hot meals hanya tersedia untuk pemesanan secara online, dan tidak tersedia untuk pembelian di dalam pesawat.

"Silakan memesan makanan setidaknya 24 jam sebelum keberangkatan. Cemilan dalam kemasan seperti keripik, kacang, cokelat, dan minuman dalam kaleng atau botol masih tersedia di dalam pesawat," jelas Veranita.

8. Keamanan makan di dalam pesawat. Semua makanan diproduksi dan dikemas secara higienis mengikuti persyaratan keamanan pangan yang ketat. Awak kabin yang bertugas menangani makanan dan minuman akan mengenakan sarung tangan.

9. Persiapan dan standar kebersihan awak kabin. Selama penerbangan, seluruh awak kabin AirAsia akan mengenakan alat pelindung diri termasuk masker dan sarung tangan.

Berita Terkait : Serie A Dimulai Lagi, Juve Panggil Seluruh Pemainnya

"Awak kabin kami sudah terlatih dengan baik untuk menangani berbagai situasi medis selama di dalam pesawat termasuk untuk mengidentifikasi dan mengisolasi penumpang yang merasa tidak sehat," katanya.

10. Kebersihan pesawat. Seluruh armada AirAsia menjalankan prosedur desinfeksi secara rutin yang semakin diintensifkan lagi di tengah situasi saat ini. Semua produk pembersih, sanitasi dan desinfektan yang digunakan telah disetujui oleh otoritas kesehatan dan pihak pabrikan pesawat Airbus.

Seluruh pesawat AirAsia dilengkapi dengan fitur penyaring udara HEPA berstandar rumah sakit, yang dapat menyaring 99.999 persen partikel dan kontaminan di udara seperti virus dan bakteri.

"Sekali lagi, mohon pastikan kembali kelayakan para calon penumpang untuk melakukan perjalanan sebelum memesan tiket penerbangan. Penumpang juga dimungkinkan untuk mengisi formulir pernyataan kesehatan dan dokumen terkait sebelum keberangkatan atau pada saat kedatangan," ucap Veranita. [KPJ]