Dark/Light Mode

PHK 430 Karyawan

Gojek Fokus Di 3 Bisnis Inti

Kamis, 25 Juni 2020 05:11 WIB
PHK 430 Karyawan Gojek Fokus Di 3 Bisnis Inti

RM.id  Rakyat Merdeka - Gojek menyatakan, penghentian sejumlah layanan di aplikasi hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawan dilakukan agar pihaknya bisa lebih fokus di bisnis inti. Langkah ini tak lepas dari dampak pandemi Covid-19.

Menurut Co-CEO Gojek Andre Soelistyo, keputusan ini juga mendorong perusahaan untuk mampu memaksimalkan sumber daya yang tersisa saat ini.

“Kami menggunakan sumber daya yang ada untuk memperkuat fokus ke bisnis yang memiliki dampak paling luas. Khususnya mencakup tiga layanan inti,” kata Andre dalam keterangan persnya, di Jakarta, kemarin.

Untuk diketahui, di tengah kondisi pandemi, Gojek telah menghentikan layanan yang dianggap non inti yaitu fitur GoLife yang berisi layanan GoMassage, GoClean, serta GoFood Festival.

Gojek juga merampingkan struktur perusahaan secara menyeluruh dengan mem-PHK 430 karyawannya.

Andre menegaskan, bisnis inti (core business) adalah layanan yang memiliki dampak paling luas kepada masyarakat. Bisnis yang dimaksud yaitu bisnis transportasi, pesan-antar makanan dan uang elektronik.

Baca juga : KLHK Siapkan Hujan Buatan Di 3 Provinsi

Menurutnya, bisnis transportasi dalam hal ini layanan logistik menunjukkan hasil pertumbuhan menjanjikan di tengah pandemi. “Bisnis logistik tumbuh 80 persen sejak awal pandemi atau layanan belanja kebutuhan sehari-hari (grocery) yang telah naik dua kali lipat,” jelasnya.

Andre juga menilai kondisi pandemi ini mengubah perilaku banyak pelanggan. Kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya Covid-19 menuntut dunia usaha untuk mengakomodir perubahan konsumen.

Gojek sudah bekerja sama erat dengan mitra merchant untuk mengakomodir adanya perubahan pada permintaan.

Pihaknya juga membantu merchant yang sebelumnya hanya menjajakan produk secara offline untuk bermigrasi ke online dengan cepat. “Gojek juga telah menghadirkan bisnis baru seperti penjualan barang kebutuhan sehari-hari dan makanan ‘siap masak’ di layanan GoFood, serta meningkatkan layanan pengiriman,” kata dia.

Sedangkan keputusan Gojek menghentikan layanan GoLife otomatis akan berdampak pada banyak mitra GoLife. Co-CEO Gojek,

Kevin Aluwi mengatakan, menyusul keputusan ini, Gojek akan memberikan dukungan berupa ‘Program Solidaritas Mitra Covid-19’ kepada mitra yang aktif menggunakan platform sebelum adanya pembatasan akibat Covid-19.

Baca juga : Indosat Oleng

“Program yang kami berikan berupa peningkatan keterampilan melalui pelatihan online. Gojek juga memberikan program bantuan dana tunai untuk mitra aktif yang memenuhi kriteria,” terangnya.

Dapat Pesangon

Kevin juga menjanjikan, 430 karyawan yang di-PHK akan mendapat benefit termasuk pesangon di atas standar yang ditetapkan pemerintah.

Karyawan yang terdampak akan menerima pesangon dengan ketetapan minimum gaji 4 pekan ditambah tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja.

Pembayaran gaji dilakukan selama periode pemberitahuan. Sehingga pihaknya tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan.

“Supaya karyawan dapat fokus memikirkan mengenai rencana mereka di masa mendatang. Namun, kami tetap akan membayar gaji mereka secara penuh,” katanya.

Baca juga : Kerajaan Warteg Bahagia Fokus Di Bisnis Kuliner

Lebih dari itu, Gojek berjanji memperhatikan kondisi emosional dan psikologis karyawan yang terdampak.

“Oleh karena itu, kami memperpanjang masa dukungan kami, mencakup program layanan kesehatan mental, finansial, dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan,” terangnya.

Dalam surat tertulis kepada internal karyawan Kevin mengungkapkan, bahwa Gojek sempat mengalami kondisi serupa pada lima tahun lalu karena kekurangan dana.

“Kita pernah mengalami suatu momen di mana Gojek hampir kehabisan dana. Gaji harus dibayarkan dalam beberapa hari dan tanpa tambahan dana. Saya menelepon ke mana-mana meminta bantuan. Saya memandangi 150 karyawan yang bergantung pada kami. Syukurnya, saat itu kami bisa mendapatkan pendanaan, dan dapat mengembangkan Gojek hingga terus tumbuh,” katanya. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.