Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - PT Rajawali Nusindo (RNI Group) berhasil bukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 93,1 miliar pada tahun buku 2019. Jumlah tersebut tumbuh 27,6 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp 72,9 miliar.
Sekretaris Korporasi Rajawali Nusindo, Sofyan Effendi mengatakan, kontribusi laba sebelum pajak dari pilar Healthcare (obat-obatan dan Alat Kesehatan) sebesar Rp 482 miliar. Jumlah ini meningkat dibanding capaian 2018 yang mencapai Rp 394 miliar.
Baca juga : Mantan Dirut Perindo Divonis 4,5 Tahun Penjara
"Dari pilar Consumer dan Trading membukukan kontribusi laba sebelum pajak sebesar Rp 45 miliar," ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (2/7).
Sementara dari sisi penjualan, tercatat sebesar Rp 3,9 triliun atau tumbuh 14 persen dibanding tahun sebelumnya Rp 3,4 triliun. "Penjualan terbesar berasal dari pilar Healtchare sebesar Rp 2,2 triliun (56,5 persen), pilar Consumer & Trading sebesar Rp 1,7 triliun (43,4 persen)," katanya.
Baca juga : Triwulan I, Bank Mandiri Kantongi Laba Rp 7,92 Triliun
Menurut dia, perseroan telah mencanangkan target pendapatan penjualan 2020 sebesar Rp 4,3 triliun dan beban usaha sebesar Rp 386 miliar. Sementara pendapatan penjualan ditargetkan meningkat sebesar 5,67 persen dan beban usaha ditargetkan turun sebesar 15,83 persen dari tahun 2019.
"Kenaikan pendapatan penjualan dan penurunan beban usaha dapat mendorong peningkatan perolehan laba setelah pajak perusahaan yang dalam 2020 ditargetkan sebesar Rp 113 miliar atau naik 21,5 persen dari 2019," tuturnya.
Baca juga : Natalia Velez, Dituding Jadi Wanita Simpanan
Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan adalah menjaga dan mengembangkan reputasi perusahaan dalam bidang distribusi, pemasaran dan perdagangan obat dan alat kesehatan serta trading di Indonesia yang telah mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional.
Saat ini, pihaknya memiliki jaringan operasional sebanyak 43 cabang yang tersebar dari Aceh sampai Papua, didukung oleh 525 tenaga penjual dan pemasaran yang kompeten serta memiliki 36.353 pelanggan perusahaan. "Kami juga bekerjasama dengan 41 mitra kerja di dalam maupun diluar negeri," tutupnya. [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya