Dark/Light Mode

Di Tengah Pandemi, Seluruh Anak Perusahaan Krakatau Steel Cetak Laba Rp 440,53 M

Rabu, 26 Agustus 2020 11:46 WIB
Di Tengah Pandemi, Seluruh Anak Perusahaan Krakatau Steel Cetak Laba Rp 440,53 M

RM.id  Rakyat Merdeka - Kinerja positif tak hanya sukses ditunjukkan oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sebagai induk perusahaan. Anak Perusahaan Krakatau Steel juga menunjukkan kontribusi menggembirakan dengan mencatatkan laba 30,04 juta dolar AS atau setara Rp 440,53 miliar hingga Juli 2020.

Angka ini jauh meningkat, jika dibandingkan dengan perolehan laba pada periode yang sama di tahun 2019, yang besarnya 791,968 dolar AS atau Rp 11,61 miliar.

Baca juga : CIMB Niaga Finance Salurkan Pembiayaan Rp 1,7 Triliun

“Sampai Juli 2020, secara keseluruhan, kinerja Anak Perusahaan mampu melampaui target 2020. Mengalami peningkatan dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Penerapan cost efficiency yang kami terapkan kepada Anak Perusahaan, terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerjanya,” ujar Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan resminya, Rabu (26/8).

Pendapatan total Anak Perusahaan sampai dengan Juli 2020 kini mencapai 296,96 juta dolar AS atau Rp 4,35 triliun.

Baca juga : Di Tengah Pandemi, Pertamina Optimis Kinerja 2020 Positif

Penjualan tertinggi sampai Juli 2020, diperoleh PT Krakatau National Resources yang mencapai 59,38 juta dolar AS atau Rp 870,55 miliar. Laba tertinggi diperoleh PT Krakatau Bandar Samudera sebesar 8,15 juta dolar AS atau Rp 119,49 miliar.

Secara umum, kemampuan Anak Perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya, juga cukup baik. Ini ditunjukkan oleh current ratio yang rata-rata berada di angka 133 persen.

Baca juga : Di Tengah Pandemi, Ekonomi Maluku Tumbuh Positif 1,52 Persen

Total penjualan di Anak Perusahaan yang bergerak di bidang baja sampai Juli 2020, tercatat 127,73 juta dolar AS atau Rp 1,87 triliun. Sedangkan perolehan penjualan di Anak Perusahaan yang bergerak di bidang nonbaja sampai dengan Juli 2020,  mencapai 169,22 juta dolar AS atau Rp 2,48 triliun.

“Beberapa Anak Perusahaan menunjukkan prestasi yang baik dengan pencapaian laba atau pencapaian penjualan, walaupun di masa pandemi seperti saat ini. Semua tidak lepas dari usaha yang masif dilakukan secara bersamaan dan didukung penuh oleh induk,” jelas Silmy.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.