Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mandiri Syariah Kelola Dana Haji Senilai Rp 5,5 T

Senin, 19 Oktober 2020 14:49 WIB
Mandiri Syariah Kelola Dana Haji Senilai Rp 5,5 T

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mendapatkan kepercayaan dan penunjukkan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)  sebagai Bank Umum Syariah (BUS), dalam penyedia layanan Kustodian untuk mengadministrasikan efek syariah senilai Rp 5,5 triliun milik BPKH.

Penunjukkan tersebut disahkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama pengadministrasian Layanan Bank Kustodian atas Investasi Efek Syariah oleh Mandiri Syariah kepada BPKH.

Berita Terkait : Bank Mandiri Guyur Dana Produktif Rp 350 M Ke Pelindo IV

Seremonial penandatanganan dilakukan secara virtual oleh Kepala Badan Pelaksana Anggito Abimanyu dan Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari, disaksikan Komisaris Utama Mandiri Syariah Mulya E Siregar, Ketua Dewan Pengawas BPKH Yuslam Fauzi, Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho, Direktur Distribution and Sales Mandiri Syariah Anton Sukarna dan Anggota Badan Pelaksana BPKH di Jakarta, Senin (19/10). 

Dalam sambutannya, Toni mengapresiasi kepercayaan dan amanah BPKH kepada Mandiri Syariah, untuk mengadministrasikan portfolio investasi efek syariah yang dikelolah oleh BPKH, ssebagai lembaga negara pengelola dana calon Jemaah Haji seluruh Indonesia. "Tugas dan amanah BPKH menginspirasi kami untuk turut serta mendukung kegiatan BPKH dalam melakukan pengelolaan dana calon Jemaah Haji Indonesia, antara lain melalui pemberian layanan Kustodian atas investasi efek syariah BPKH,” ucapnya.

Berita Terkait : Facebook Gelontorkan Bantuan Dana Dan Pelatihan UKM Rp 12,5 M

Kerja sama ini merupakan bentuk nyata dukungan BPKH kepada bank syariah dan layanan investasi pasar modal syariah di Indonesia. Pihaknya mengaku optimistis, potensi perkembangan pasar modal syariah di Indonesia masih sangat besar.
 Selanjutnya