Dark/Light Mode

Pekan Depan Libur Panjang

Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT Angkasa Pura II Komitmen Jaga Kapasitas 50 Persen

Minggu, 25 Oktober 2020 11:34 WIB
Pekan Depan Libur Panjang Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT Angkasa Pura II Komitmen Jaga Kapasitas 50 Persen

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) terus mematangkan persiapan untuk menghadapi libur panjang pekan depan.

Terkait hal ini, President Director Angkasa Pura ll Muhammad Awaluddin mengaku fokus pada 5 hal untuk menghadapi gelombang pergerakan orang. Yakni menjaga jarak (physical distancing), pemeriksaan kesehatan (health screening), pelayanan dan fasilitas tanpa sentuh (touchless processing), keamanan setiap orang (people protection), serta kebersihan fasilitas bandara (facility cleanliness and sanitizing).

Berita Terkait : Tiket Pesawat Kini Lebih Murah, Penerbangan Bisa Cepat Pulih

"Kami juga mematuhi peraturan yang berlaku saat ini, yang meminta kapasitas maksimal Penumpang Waktu Sibuk (PWS) hanya 50 persen dari kapasitas. Di Bandara Soekarno Hatta, PWS yang diperbolehkan adalah 23.336 penumpang/jam. Kami menjaga agar batas itu tetap dipenuhi," ujar Awaluddin, dalam keterangan resminya, Minggu (25/10).

Saat ini, di Bandara Soekarno-Hatta telah dilakukan penyeimbangan lalu lintas penerbangan (rebalancing traffic). Caranya, dengan memindahkan operasional maskapai, misalnya Citilink dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Berita Terkait : Perjalanan 9 Bulan Hadapi Covid-19, Ini Strategi Yang Dipilih PT Angkasa Pura II

Awaluddin memprediksi, akan ada lonjakan penumpang sebesar 6-9 persen di libur panjang akhir bulan ini. Menurutnya, lonjakan itu akan lebih besar dibanding momentum yang sama, pada tahun lalu.

"Pada saat libur panjang, biasanya akan ada peningkatan penumpang 4-6 persen. Namun, situasi kali ini berbeda dengan adanya stimulus Passenger Service Charge (PSC)," kata Awaluddin.

Berita Terkait : Jamin Kesehatan Penumpang, Angkasa Pura II Keluarkan Dua Jurus

Ia optimistis, lonjakan penumpang pada libur panjang mendatang, dapat diantisipasi. Khusus pada bulan Oktober ini, Awaluddin memperkirakan akan ada 1,45 juta penumpang dengan 19.958 penerbangan. [KPJ]