Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) telah memasuki babak akhir. Pembahasan proposal perdamaian yang awalnya sempat alot akhirnya mencapai kesepakatan melalui voting.
“Dinamikanya cukup menarik. Sebelum rapat kreditor kemarin, beberapa kali Pengurus PKPU menyelengarakan pembahasan proposal perdamaian secara daring. Tapi kemarin ada Rapat Pembahasan Proposal Perdamaian dan Voting terhadap proposal perdamaian,” ujar Arin Muljana, Pengurus PKPU melalui keterangannya, Kamis (29/10).
Baca juga : PUPR Benahi Pendataan Program Sejuta Rumah
Menurut Arin, dalam pembahasan proposal perdamaian yang terjadi beberapa kali tersebut debitor memaparkan proposal untuk menyelesaikan kewajibannya.
“Akhirnya pada Senin malam (26/10), debitor menyampaikan proposal untuk divoting oleh para kreditor. Rapat dengan agenda voting dilakukan Selasa dan baru berakhir pada pukul 2 Rabu pagi,” imbuh Arin.
Baca juga : Rem Anies Berbuah Manis
Melalui file hasil perhitungan voting yang diterima dari kuasa hukum kreditor disebutkan bahwa hasil dari pemungutan suara mengenai persetujuan atas rencana perdamaian yang diajukan debitor PKPU, jumlah kreditor yang setuju sebanyak 53.350 dari jumlah kreditor konkuren yang hadir 54.205 kreditor.
Dengan demikian, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama berhasil merestrukturisasi utangnya dengan nilai melebihi Rp 8,4 Triliun melalui proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Baca juga : Ibu Mertua Wagub DKI Meninggal, Kader Gerindra Turut Berduka Cita
Sebagaimana diketahui, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama merupakan salah satu dari 100 koperasi besar Indonesia dengan anggota lebih dari 70 ribu orang. [BYU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya