Dark/Light Mode

KAI Sukses Layani 240 Ribu Pelanggan Kereta Api Pada Libur Long Weekend

Kamis, 5 November 2020 12:04 WIB
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo saat mengecek persiapan perjalanan saat libur panjang 27 Oktober-1 November 2020. (Dok. KAI)
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo saat mengecek persiapan perjalanan saat libur panjang 27 Oktober-1 November 2020. (Dok. KAI)

 Sebelumnya 
Masyarakat sangat terbantu akan hadirnya layanan ini, terbukti menjelang libur Long Weekend kemarin terjadi peningkatan peserta rapid test di stasiun. Pada periode tersebut KAI melayani 33.215 peserta rapid test. Naik 19 persen dibandingkan pekan sebelumnya yaitu sebanyak 27.961 peserta rapid test. Puncaknya terjadi pada 28 Oktober yaitu sebanyak 6.818 peserta rapid test. Jumlah tersebut meningkat hampir 3 kali lipat dari rata-rata hanya 2.500 peserta per hari.

Baca juga : Libur Panjang, KAI Sukses Layani 240 Ribu Pelanggan Kereta Api

“Terima kasih atas kerja sama seluruh pelanggan yang telah disiplin dalam menerapkan 3M dan protokol kesehatan lainnya selama menggunakan layanan kereta api,” kata Didiek.

Baca juga : Angkasa Pura I Layani 103.506 Penumpang Di Hari Pertama Libur Panjang Maulid Nabi

Tumbuhnya keyakinan masyarakat yang semakin kuat untuk menggunakan layanan KAI ini akan terus dijaga. KAI berharap ke depannya semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api untuk bepergian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga : Hari ke 3 Libur Panjang, Pelanggan Kereta Api Naik 49 Persen

“Kesuksesan angkutan Long Weekend ini merupakan momentum kebangkitan transportasi kereta api yang diharapkan terus bertahan hingga libur Natal dan Tahun Baru dan seterusnya,” tutup Didiek. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.