Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina Salurkan BBM Satu Harga di Long Pahangai, Mahakam Ulu
Senin, 30 November 2020 22:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) menghadirkan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu dan sekitarnya. Sehingga warga sekitar berbahagia dikarenakan tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan BBM dengan harga yang sama.
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berjenis SPBU Kompak 3T diresmikan oleh Pjs Bupati Mahakam Ulu yang diwakili oleh Asisten Bidang Sosial Ekonomi Pembangunan E. Tek Hen Yohanes meresmikan SPBU tesebut pada Kamis (26/11)
Baca juga : Triwulan IV 2020, Pertamina Kembali Salurkan Bantuan Modal UMKM di Jatimbalunus
Sales Area Manager Kaltimut Pertamina MOR VI Kalimantan Muhammad Rizal, Manager Area Kalimantan PT Elnusa Petrofin Sudhariadi, dan Camat Long Pahangai. SPBU bernomor 66.757.008 berlokasi di Desa Long Pahangai I, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu merupakan salah satu bentuk realisasi dari BBM 1 Harga.
Rizal menambahkan terhitung telah beroperasi di 39 titik BBM 1 Harga di seluruh Kalimantan, di mana SPBU ini merupakan satu-satunya titik target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Timur pada tahun 2020.
Baca juga : Mau Tracing, Malah Dihalangin
“Sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyemarataan harga BBM ke pelosok negeri," ujarPjs Sales Area Kalimamtam Timur Pertamina MOR VI Kalimantan, Muhammad Rizal, Senin (30/11).
Adanya penambahan SPBU Kompak 3T di daerah Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai penambang emas, petani, & buruh kayu. Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 15.000,-/liter untuk solar dan premium.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya