Dark/Light Mode

Sejalan Permintaan Presiden, Komisi VII DPR Dukung Proyek Revamping Aromatic dan New Olefin TPPI

Selasa, 1 Desember 2020 06:11 WIB
Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI). (Foto: Sekretariat Kabinet)
Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI). (Foto: Sekretariat Kabinet)

 Sebelumnya 
Dari hasil pemaparan Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan TPPI, lanjut Sugeng, Komisi VII DPR RI menyimpulkan bahwa proyek yang sifatnya sangat strategis tersebut sangat feasible dan proven baik dari sisi teknis, keekonomian, ataupun dari sisi strategis lain, memiliki multiplier effect yang sangat besar untuk kepentingan nasional dan masyarakat luas, termasuk masyarakat Tuban dan Jawa Timur.  “Dari penjelasan TPPI, Komisi VII mendapat pemahaman secara komprehensif tentang perkembangan proyek Revamping Aromatic dan Olefin.

Hampir semua on track. Komisi VII DPR sangat setuju agar pembangunan proyek di TPPI khususnya Olefin TPPI dapat tuntas, serta mendukung penuh langkah–langkah percepatan yang dilaksanakan Pertamina,” lanjut Sugeng.

Baca juga : Charles Meikyansyah: Komisi IV DPR Dukung Program Perbengkelan Alsintan

Sugeng juga menjelaskan, bahwa proyek tersebut dilakukan secara bersih dan transparan. Termasuk pada proses awal, antara lain pada beauty contest, bahwa proyek yang akan menelan biaya investasi sekitar Rp 50 Triliun tersebut dikawal ketat oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI dan Bareskrim Polri.

Dalam kaitan itu pula, sangat dipertanyakan, jika ada pihak yang mencoba menghalangi proyek ini. "Jika ada yang menghalangi pembangunan TPPI ini berarti anasionalis,” tegas Sugeng.

Baca juga : Komisi IX DPR Dukung Pengembangan Vaksin Merah Putih

Sebagai tindak lanjut kunjungan kerja, Sugeng memastikan bahwa Komisi VII akan melakukan rapat dengan Pertamina sebagai holding. Selain itu, juga menggelar rapat lintas komisi untuk membahas agar proyek tersebut berjalan sesuai target.

Selain itu, juga dilakukan rapat lintas komisi. Bersama Komisi VI karena menyangkut BUMN dan Komisi XI karena menyangkut anggaran dan kepemilikan saham. “Terpenting, kami ingin agar Pertamina fokus supaya proyek ini tetap jalan,” pungkasnya. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.