Dark/Light Mode

Bos Angkasa Pura I Pantau Langsung Progres Proyek Bandara Dhoho Kediri

Minggu, 13 Desember 2020 06:04 WIB
Dirut PT angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kedua kanan), didampingi Direktur Teknik Lukman F. Laisa, dan Direktur Pengembangan Usaha Dendi T. Danianto melihat langsung proyek pembangunan Bandara Dhoho Kediri, Kamis (10/12/2020).
Dirut PT angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi (kedua kanan), didampingi Direktur Teknik Lukman F. Laisa, dan Direktur Pengembangan Usaha Dendi T. Danianto melihat langsung proyek pembangunan Bandara Dhoho Kediri, Kamis (10/12/2020).

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) memantau langsung pengerjaan Bandara Dhoho Kediri pada Kamis 10 Desember 2020.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen dan dukungan Angkasa Pura I sebagai mitra operator Bandara Dhoho Kediri yang pembangunannya ditargetkan dapat selesai pada Desember 2021.

Tiga Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) yang melakukan kunjungan ke proyek pembangunan yaitu Direktur Utama Faik Fahmi, Direktur Teknik Lukman F. Laisa, Direktur Pengembangan Usaha Dendi T. Danianto.

Baca juga : PT Angkasa Pura II Incar Posisi Operator Bandara Nomor Satu di ASEAN

Faik Fahmi mengatakan pembengunan Bandara Dhoho Kediri multi-airport system di wilayah Jawa Timur untuk melayani pertumbuhan lalu lintas penumpang.

"Bandara Dhoho juga dapat dikembangkan menjadi pusat kargo udara di wilayah Jawa Timur," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Sebagai informasi, Bandara Kediri direncanakan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi gerbang alternatif menuju Jawa Timur selain Bandara Juanda Surabaya.

Baca juga : Angkasa Pura I Pastikan Protokol Kesehatan Bandara Saat Libur Nataru

Di tahun 2019 yang lalu, tercatat Bandara Juanda telah melayani lebih dari 16,6 juta penumpang dengan trafik pesawat mencapai 129 ribu pergerakan pesawat dan kargo mencapai 88,4 juta kilogram.

Bandara di Kediri ini dapat menjadi alternatif bandara yang akan dapat menjadi gerbang kedua di wilayah Jawa Timur, terutama dapat membuka area ke wilayah Tulung Agung, Blitar, Ponorogo, Trenggalek, Madiun, Magetan dan lain lain.

Pada tahap awal, Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter persegi dari luas total lahan bandara 321 hektar yang dapat memiliki kapasitas 1,5 juta - 2,5 juta penumpang per tahun.

Baca juga : Bantu Pengusaha Warung, Program Ralali.com Bangkitkan UMKM

Dengan dimensi runway 3.300 meter x 4.500 meter, Bandara Dhoho dapat menampung 8 pergerakan pesawat pada pada jam sibuk dan dapat menjadi alternatif ketika terdapat obstacles di bandara-bandara di Jawa Timur. Pembangunan Bandara di Kediri ini sangat potensial karena dapat menjadi alternatif penerbangan setelah Bandara Juanda di Jawa Timur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.