Dark/Light Mode

Penumpang Pesawat Wajib Swab, Bos Garuda: Bikin Perjalanan Aman

Kamis, 17 Desember 2020 16:38 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Foto: ist)
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Maskapai Garuda Indonesia angkat bicara soal keputusan pemerintah yang wajibkan penumpang pesawat terbang wajib swab berbasis Polymerase Chain Raction (PCR). Keputusan tersebut dinilai akan mencegah penularan Covid-19.

Apalagi, sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO), pemeriksaan swab berbasis PCR merupakan metode diagnosa  yang memiliki tingkat akurasi paling tinggi sebagai gold standard uji diagnostic Covid-19 .

Berita Terkait : Bos Garuda: Taat Aturan, Nggak Akal-akalan

“Kami memahami, libur akhir tahun kali ini tidak hanya tentang perayaan, kegembiraan, dan keluarga, tapi juga tentang keamanan, kenyamanan, serta keselamatan kita bersama,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, Kamis (17/12).

Menurut dia, pemeriksaan swab berbasis PCR dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalani liburan akhir tahun. Menurutnya, kebutuhan akan rasa aman dan nyaman masyarakat menjadi prioritas penting dalam melaksanakan perjalanan, tidak hanya pada saat menggunakan transportasi udara namun juga ketika sampai di destinasi tujuan. 

Berita Terkait : Jelang Natal Dan Tahun Baru, Penjualan Eceran Terus Membaik

“Bagi kami di Garuda Indonesia menghadirkan penerbangan sehat merupakan komitmen utama yang terus kami optimalkan melalui berbagai upaya penerapan protokol kesehatan pada seluruh lini operasional,” tambah Irfan.

Menurut Irfan, butuh peran aktif seluruh masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan menerapkan protokol kesehatan. [KPJ]

Baca Juga : Naik Herkules, 50 Bandar Narkoba Aceh Dipindahkan Ke Nusakambangan