Dark/Light Mode

Dapat Tambahan Pita Frekuensi 2,3 GHz

Telkomsel Perkuat Jaringan 4G LTE

Sabtu, 19 Desember 2020 08:31 WIB
Telkomsel terus mempersiapkan jaringan 5G. (Foto: ist)
Telkomsel terus mempersiapkan jaringan 5G. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Telkomsel sebagai salah satu peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler. Hal ini akan memperkuat jaringan 4G LTE Telkomsel.

Telkomsel juga telah memilih alokasi blok C Pita Frekuensi Radio pada yaitu pada rentang 2380 – 2390 MHz. Telkomsel berkomitmen untuk memaksimalkan penggunaan spektrum tambahan untuk penyediaan akses broadband berteknokogi terdepan hingga pelosok negeri dan melanjutkan roadmap pengembangan teknologi 5G.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, investasi yang dilakukan Telkomsel dalam memperoleh tambahan spektrum frekuensi ini menunjukkan keseriusan perseroan dalam menjadi yang terdepan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk menikmati layanan broadband berteknologi terkini secara nyaman dan merata.

“Kami bersyukur dan berterima kasih untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah melalui penetapan peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz yang belum lama ini digelar oleh Kemkominfo,” ujarnya, Sabtu (19/12).

Baca juga : Telkomsel Perluas Jaringan 4G LTE Hingga Ke Pelosok Negeri

Menurut dia, langkah korporasi melalui investasi pita frekuensi ini dilakukan dengan telah mempertimbangan berbagai aspek, seperti strategi pengembangan investasi dan bisnis yang matang, dengan dukungan finansial yang kuat. Ini seiring dengan roadmap transformasi Telkomsel yang kini telah menjadi perusahaan telekomunikasi digital.

“Kami berharap pencapaian ini juga akan mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia, termasuk industri kreatif digital, e-commerce, dan mendorong transformasi digital segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Setyanto. 

Selanjutnya, untuk tahap awal Telkomsel akan melanjutkan pembangunan BTS 4G LTE dengan memaksimalkan frekuensi 2,3 GHz yang tersedia, terutama di wilayah yang memiliki trafik penggunaan layanan broadband yang cukup tinggi. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati kecepatan akses maksimal mobile broadband yang lebih tinggi dan lebih berkualitas, dengan kapasitas jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas digital masyarakat.

Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz sebesar 10 MHz akan segera dapat mulai digunakan setelah dilakukan proses refarming dan keluarnya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kemkominfo pada awal tahun 2021 agar alokasi pita yang dimiliki menjadi contiguousdan dapat dioptimalkan untuk penyelenggaraan jaringan broadband.

Baca juga : Lalat Juaranya

Telkomsel juga berkomitmen untuk memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh Kemkominfo kepada para peserta lolos seleksi alokasi tambahan frekuensi 2,3 GHz. Kewajiban tersebut meliputi penyelenggaraan showcase jaringan 5G, pembangunan infrastruktur 4G/5G di lokasi prioritas seperti destinasi wisata super prioritas (Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur).

Selain itu, pembangunan infrastruktur 4G/5G di sekurang-kurangnya di 25 persen kota/kabupaten wilayah Indonesia yang telah tersambung dengan fiber optic dengan memaksimalkan alokasi pita frekuensi radio yang diperoleh dalam proses seleksi tersebut.

“Telkomsel memahami saat ini ketersediaan spektrum frekuensi di Indonesia masih sangat terbatas, sementara perbandingan antara pertumbuhan jumlah pengguna layanan broadband dengan alokasi spektrum frekuensi yang dimiliki Telkomsel harus terus sejalan perkembangannya,” katanya.

Hingga November tahun ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 233.000 unit BTS, dengan ketersediaan lebih dari 105.000 BTS 4G, yang menjangkau 95 persen wilayah populasi di seluruh pelosok negeri. Sepanjang 2020 ini, Telkomsel juga sudah memfokuskan pembangunan lebih dari 25.000 jaringan yang dikhususkan untuk penyediaan jaringan broadband 4G LTE. 

Baca juga : Diresmikan Presiden, Tol Pekanbaru-Dumai Dongkrak Ekonomi Riau

Pada akhir 2019, Telkomsel juga telah melakukan uji coba jaringan terbaru 5G di Batam untuk sektor industri, setelah sebelumnya sukses menggelar uji coba dan showcase pemanfaatan jaringan 5G di perhelatan Asian Games 2018.

Dengan diumumkannya Telkomsel sebagai peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360–2390 MHz tersebut, komposisi alokasi lisensi frekuensi yang dimiliki Telkomsel menjadi sebagai berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHZ, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan lebar pita 15 MHz.

“Penambahan spektrum frekuensi ini akan menjadi penguat bagi landasan pengembangan bisnis digital yang terus dibangun oleh Telkomsel, yang hingga kuartal tiga 2020 ini telah tumbuh lebih dari 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” pungkas Setyanto. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.