Dark/Light Mode

Garuda Batal Terbang Ke Arab Saudi, Penumpang Bebas Reschedule Tanpa Biaya Tambahan

Senin, 21 Desember 2020 21:50 WIB
(Foto: Ilustrasi)
(Foto: Ilustrasi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Layanan penerbangan Garuda Indonesia ke Arab Saudi dibatalkan. Pembatalan dilakukan menyusul kebijakan pembatasan layanan penerbangan internasional ke Arab Saudi yang dikeluarkan otoritas penerbangan Arab Saudi. Pembatasan layanan ini mulai diberlakukan pada 21 Desember 2020.

"Garuda Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas terkait untuk memastikan hal yang perlu diantisipasi menyusul pembatasan operasional layanan penerbangan tersebut," ungkap Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangannya, Senin (21/12).

Berita Terkait : Bos Garuda: Taat Aturan, Nggak Akal-akalan

Dia memastikan, hak penumpang akan menjadi prioritas utama. Untuk Itu, pihaknya telah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan. Penumpang diberi keleluasan untuk merencanakan ulang jadwal penerbangannya ke Tanah Suci.

"Fleksibilitas tersebut diberlakukan dengan memastikan penumpang dapat melakukan reschedule dan perubahan rencana penerbangan tanpa adanya biaya tambahan," yakin Irfan.

Berita Terkait : 15 Warisan Budaya Indonesia Dipamerkan Di Jantung Belanda

Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas kondisi ini. Dia berharap, penerbangan menuju Arab Saudi dapat kembali dibuka dalam waktu dekat. Sehingga penumpang yang telah merencanakan perjalanan jauh-jauh hari ke Tanah Suci dapat segera kembali terbang.

"Garuda Indonesia tengah mempersiapkan opsi kesiapan operasional untuk mengangkut Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah berada Arab Saudi. Adapun langkah tersebut saat ini sedangkan kami koordinasikan secara intensif bersama otoritas terkait," pungkas Irfan. [KPJ]