Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Vaksin Covid Gratis Siap Mengawali
Makin Jelas, Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi Di Tahun 2021
Selasa, 22 Desember 2020 11:52 WIB
Sebelumnya
Konsumsi domestik dan inflasi juga menunjukkan tren perbaikan, memperkuat pondasi pemulihan ekonomi dari sisi demand. Permintaan domestik dan keyakinan konsumen yang membaik, memicu aktivitas produksi domestik.
“Di sisi supply, di tengah kontraksi ekonomi yang terjadi, masih terdapat sektor yang mampu bertahan dan tumbuh positif di sepanjang tahun 2020, seperti sektor pertanian, informasi dan komunikasi, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta jasa pendidikan,” jelas Airlangga.
Baca juga : Vaksin Covid-19 Sputnik V Dapat Bertahan Selama 2 Tahun
Peluang berikutnya berasal dari pemulihan harga komoditas utama Indonesia di pasar global, seperti CPO dan Nikel. Pulihnya harga komoditas ini akan memberikan dampak multiplier yang besar terhadap aktivitas ekonomi domestik. Sehingga, dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional.
Hal lain yang harus dimanfaatkan adalah aktivitas perdagangan internasional yang semakin terintegrasi, melalui perjanjian RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) secara luas oleh 10 negara ASEAN dan 5 Mitra dagang besar, serta kerja sama internasional lainnya.
Baca juga : Gelora Angkat Topi Untuk Presiden Jokowi
Dengan berbagai tren positif, serta berbagai bauran kebijakan dan program yang memanfaatkan momentum dan meraih peluang pemulihan ekonomi, ekonomi Indonesia diharapkan dapat tumbuh di kisaran 4,5 hingga 5,5 persen di tahun 2021.
Namun, Menko Airlangga menggarisbawahi, berbagai upaya pemerintah tersebut tidak akan berhasil, tanpa dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga : Vaksin Covid-19 Gratis, Rakyat Rasakan Langsung Kehadiran Negara
"Koordinasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat harus terus diperkuat, untuk menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang pemulihan ekonomi di tahun 2021,” pesan Airlangga.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya