Dark/Light Mode

Selama Pandemi, Transaksi Bukalapak Naik 130 Persen

Rabu, 6 Januari 2021 21:32 WIB
Temu Virtual Media bertajuk Berkembang Bersama Bukalapak di 2021, Jakarta, Rabu (6/1). (Foto: Istimewa)
Temu Virtual Media bertajuk Berkembang Bersama Bukalapak di 2021, Jakarta, Rabu (6/1). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sepanjang 2020 Bukalapak mencatat peningkatan EBITDA sebesar 80 persen dan 4 juta pelapak maupun mitra yang membuktikan performa bisnis Bukalapak peningkatan meski di tengah pandemi Covid-19.

Secara transaksi, Bukalapak mencatat peningkatan lebih dari 130 persen di 2020 dibandingkan dengan periode yang sama di 2019. Hal ini didukung dengan pengembangan fitur dan layanan, baik pada platform marketplace ataupun O2O (online to offline), yang dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan di tengah masyarakat.

Berita Terkait : Selama Pandemi, Tren Budaya Non Tunai Meningkat Di Dunia Bisnis

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan pandemi memang memberikan dampak yang hebat bagi perekonomian Indonesia, terutama dari sektor UMKM. Namun, ia melihat masih banyak potensi yang bisa dijadikan peluang untuk dapat bangkit dari krisis tersebut. Salah satunya justru ada 37 persen peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia selama pandemi dan di Bukalapak sendiri, ada peningkatan yang signifikan di pelapak dan mitranya.

"Ini adalah fakta dan juga peluang bahwa platform dagang digital memiliki peran yang relevan dan esensial saat ini,” ujarnya dalam acara Temu Virtual Media bertajuk Berkembang Bersama Bukalapak di 2021, Jakarta, Rabu (6/1).

Berita Terkait : Studi Lazada Indonesia : 94 Persen Penjualan UMKM Terdongkrak Promo E-Commerce

Dalam memperkuat operasional dan bisnis Bukalapak, ia merinci ada tiga aspek yang menjadi fokus Bukalapak. Pertama talent atau sumber daya manusia, kedua growth atau pertumbuhan, dan ketiga capital atau modal.

Dengan memperkuat tiga aspek tersebut, ia percaya, Bukalapak dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan untuk mewujudkan misinya yaitu menjadi perusahaan teknologi yang mampu menciptakan ekonomi yang adil bagi semua.
 Selanjutnya