Dark/Light Mode

Catatan KAI Selama Libur Nataru

Jumlah Penumpang KA Anjlok 82 Persen

Minggu, 10 Januari 2021 05:09 WIB
Sejumlah Penumpang KAI. (Foto : KAI).
Sejumlah Penumpang KAI. (Foto : KAI).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan penurunan jumlah penumpang kereta api (KA) Jarak Jauh mencapai 82 persen, selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Executives Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, R. Dadan Rudiansyah mengatakan, pada periode 18 Desember 2020 sampai 6 Januari 2021, pihaknya melayani 414.073 pelanggan KA Jarak Jauh Komersial, dan 214.530 pelanggan KA Jarak Jauh PSO (public service obligation).

Berita Terkait : 542 Ribu Wisatawan Nggak Patuhi Prokes

“Total penumpang kami laya­nai pada Periode Nataru 628.603 pelanggan KA Jarak Jauh. Turun 82 persen jika dibanding tahun sebelumnya, yang mencapai 3.489.952 pelanggan pada peri­ode 18 Desember 2019 sampai 6 Januari 2020,” beber Dadan dalam siaran persnya, kemarin.

Menurutnya, penurunan ini menunjukkan bahwa KAI mendukung pembatasan perjalanan orang selama masa pandemi Co­vid-19. Sebab, perseroan hanya mengoperasikan 108 KA per hari. Atau turun 73 persen dibanding tahun lalu yang mengoperasikan hingga 404 KA perhari.

Berita Terkait : Penumpang Arus Mudik Nataru Anjlok 40 Persen

Selain itu, perseroan juga melakukan pembatasan jumlah kapasitas angkut maksimal, yakni hanya 70 persen dari tempat duduk. Ini dilakukan untuk men­jaga jarak (physical distancing) di dalam kereta.

“Penurunan ini juga menunjukkan masyarakat ikut men­dukung kebijakan Pemerintah, untuk membatasi aktivitasnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2021,” ujarnya.

Berita Terkait : Kilas Balik 2020, KAI Tetap Unjuk Gigi di Tengah Pandemi

Ia memastikan, semua penum­pang KA menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pada periode 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021, setiap pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa diharuskan menunjukkan hasil rapid test antigen negatif untuk bisa naik kereta.
 Selanjutnya