Dark/Light Mode

Penunjukan Bulog Dipersoalkan

Impor Bawang Putih Apa Ada “Hitamnya”?

Rabu, 27 Maret 2019 08:23 WIB
(Istimewa)
(Istimewa)

 Sebelumnya 
Lana tak menampik selama ini Bulog berperan sebagai stabilisator untuk komoditas-komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Namun untuk meminimalkan potensi pe￾nyelewengan, ada baiknya peran Bulog lebih diarahkan sebagai evaluator bukan sebagai pelaku impor langsung.

Baca juga : Impor Daging & Sapi Semoga Bisa Ditekan

Lana menyarankan, pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi terhadap komoditas pertanian. Tujuannya agar siapa pun pihak yang mengimpor berupaya mencari harga rendah agar nilai jual komoditas terkait di pasaran tidak melambung.

Baca juga : Pilih 01 Putih Apa 02 Hitam?

Pengamat ekonomi Didik J Rachbini memiliki pandangan sama. Menurutnya, saat ini kapasitas Bulog sudah sangat menurun. Sehingga diyakininya Bulog akan meminta bantuan swasta.

Baca juga : Mafia Impor Bawang Putih Masih Gentayangan Tuh!

“Kalau Bulog nggak punya dana, dia ngambil swasta. Berbagi untung dengan swasta. Itu sama dengan monopoli,” ujarnya. (KPJ)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.