Dark/Light Mode

Dukung Pariwisata Danau Toba, AP ll Percantik Bandara Silangit Dan Kualanamu

Selasa, 23 Februari 2021 13:46 WIB
Bandara Silangit (Foto: Istimewa)
Bandara Silangit (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) [AP II] sedang memoles Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu. Kedua bandara di Sumatera Utara (Sumut) itu dipercantik untuk menjadi bandara pendukung destinasi pariwisata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Salah satu cara mempercantiknya yaitu menyiapkan area khusus untuk menghadirkan journey experience bagi penumpang pesawat. Dalam melakukan ini, AP ll menggandeng Bank Indonesia (BI).

President Director AP II Muhammad Awaluddin menuturkan, saat mendarat, penumpang bisa melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba di terminal kedatangan. BI bersama AP II menyiapkan lokasi untuk booth gallery sebagai etalase produk-produk lokal yang dilengkapi juga QR Code untuk menginformasikan platform digital untuk membeli produk tersebut.

Berita Terkait : Sarinah Jual Produk UMKM Di Bandara

"Jadi, ini merupakan bentuk dari kombinasi offline dan online dalam pengembangan pelaku kreatif dan UMKM setempat," ujarnya, dalam keterangan resmi yang diterima RM.id, Selasa (23/2).

Awaluddin menegaskan, agar optimal mendukung destinasi pariwisata, pengembangan di Bandara Silangit dilakukan secara berkelanjutan. "Bandara Silangit adalah bandara yang paling dekat dengan Danau Toba. Bandara ini merupakan pintu utama bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk dapat langsung menuju kawasan Danau Toba," jelasnya.

Tahun lalu, AP II menuntaskan pengembangan terminal penumpang di Bandara Silangit untuk meningkatkan kapasitas menjadi 700 ribu penumpang per tahun, dari sebelumnya 300 ribu penumpang per tahun. Sepanjang 2019, pergerakan penumpang di Bandara Silangit tercatat sekitar 350 ribu penumpang.

Berita Terkait : Abu Letusan Gunung Raung Bikin Bandara Banyuwangi Tutup

Kapasitas apron alias parkir pesawat juga ditingkatkan. Kini dapat menampung enam pesawat sejenis Boeing 737-800 NG, dari sebelumnya tiga pesawat.

Bandara Silangit juga menyabet sejumlah penghargaan internasional antara lain Best Airport By Size and Region (kurang dari 2 juta penumpang di Asia Pasifik) pada 2019 dari Airport Council International (ACI). Penghargaan ACI ini diraih Bandara Silangit tiga tahun setelah resmi dibuka untuk melayani penerbangan langsung (direct flight) dari dan ke Jakarta pada 2016.

Tak hanya di Silangit, booth gallery juga tersedia di terminal kedatangan Bandara Kualanamu. Booth ini menampilkan produk UMKM lokal dan juga tempat khusus untuk memberikan informasi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) serta penggunaan QRIS (QR Code Indonesian Standart). [KPJ]