Dark/Light Mode

Dukung Upaya Bangkitkan Pariwisata, Pujo Priyono Bentuk Satgas Jamban Jateng dan DIY

Selasa, 2 Maret 2021 20:22 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengecek kebersihan toilet di tampat wisata. (Foto: Istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengecek kebersihan toilet di tampat wisata. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memprioritaskan revitalisasi toilet di daerah destinasi wisata. Soalnya, toilet merupakan tolok ukur citra pariwisata nasional.

Selain itu, toilet dinilai punya peran penting dalam upaya pemulihan sektor parekraf pasca pandemi Covid-19.

Menyambut program yang digadang Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno itu, Pujo Priyono, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Jamban di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Satgas tersebut mengemban tugas untuk merevitalisasi toilet di seluruh destinasi wisata di wilayah Jawa Tengah dan DIY ke depannya.

Berita Terkait : Dukung Pariwisata Danau Toba, AP ll Percantik Bandara Silangit Dan Kualanamu

"Kami menyadari pentingnya toilet sebagai representasi sektor pariwisata, bahkan bangsa di mata wisatawan mancanegara. Karena itu keberadaan toilet yang layak sangat penting untuk menjaga citra Indonesia di mata dunia," ungkap Pujo Priyono dalam keterangan tertulis, Selasa (2/3).

Kelayakan sebuah toilet, dinilai Ketua Presidium Satgas Jamban Jawa Tengah dan DIY itu, tidak hanya sebatas indah dipandang ataupun memiliki nilai artistik, tetapi juga harus bersih dan higienis.

Untuk menjalankan tugas revitalisasi tersebut, Satgas Jamban menggandeng LA 32 RIDERS, komunitas pengendara sepeda motor Lenteng Agung.

Kolaborasi dengan LA Rider 32 difokuskan untuk mempercantik toilet sekaligus bersih-bersih di daerah pariwisata dan desa wisata."Lewat peran serta semua pihak, kami yakin kita bisa mewujudkan toilet yang layak," ungkap Pujo.

Berita Terkait : Kembangkan Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Perkuat Kolaborasi Kepala Daerah

Ajakan kerja sama itu disambut baik Founder LA Rider 32, Yusuf Arief. Menurutnya, kolaborasi serta peran serta masyarakat dapat meringankan beban pemerintah dalam percepatan pemulihan sektor parekraf nasional.

"Budaya gotong royong sudah menjadi jati diri bangsa Indonesia. Jadi tanggung jawab pemulihan sektor parekraf ini bukan semata menjadi beban pemerintah saja, tetapi juga seluruh masyarakat," papar Yusuf.

Menandai kolaborasi, LA Rider 32 akan menjalani touring Jakarta-Jawa Tengah pada tanggal 11 Maret 2021 mendatang. Bersama sejumlah komunitas sepeda motor lainnya, mereka akan melakukan inspeksi ke sejumlah toilet di destinasi dan desa wisata sepanjang perjalanan.

"Kita akan start mulai dari Jakarta jam 12 siang, dari Jakarta langsung menuju Dieng. Dari sana kita akan cek kelayakan toilet di bebebrapa destinasi wisata dan desa wisata di wilayah Jawa Tengah," ungkapnya.

Berita Terkait : Buktikan Cinta, Pasutri Rantai Tangan 3 Bulan

Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Uno memuji pembentukan Satgas Jamban Jawa Tengah dan DIY itu. Dia berharap seluruh pihak dapat mengikuti jejak Pujo untuk menjadi kader toilet di wilayahnya masing-masing.

"Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha parekraf untuk sama-sama ikut membentuk Satgas Toilet di destinasi wisatanya masing-masing," ungkap Sandi, Selasa (2/3).

Toilet, kata Sandi, bukan cuma harus indah. Perlu juga dilihat kelayakan toiletnya. "Mulai dari air bersihnya lancar, kelengkapan toilet sampai dengan higienitasnya," imbaunya. [OKT]