Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Sebelumnya
Sementara, ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan, pemerintah harus memberikan subsidi bagi perusahaan yang tidak mampu membayar penuh.
“Sisanya kalau bisa ditutupi oleh pemerintah. Ini win-win solution,” sarannya.
Baca juga : Partai Islam Raam Ajak Partai Yahudi Berkoalisi
Menurut Fithra, jika dipaksakan pembayaran THR secara penuh tanpa adanya bantuan dari pemerintah, akan berpotensi mendorong perusahaan yang mengalami kesulitan terjun ke dalam jurang kebangkrutan.
Fithra menilai, di tengah situasi perekonomian saat ini, pencairan THR tetap sangat penting. Karena, daya belanja masyarakat tinggi pada periode Ramadan dan Idul Fitri.
Baca juga : Pengawasan Diperketat, Menko Mahfud Pastikan Dana Otsus Papua Diperpanjang
“Momentum yang tersedia selama masa tersebut bisa dikatakan pendek. Ditambah dengan adanya pemangkasan cuti Lebaran hanya menjadi 2 hari,” katanya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya