Dark/Light Mode

Perkembangan Teknologi Semakin Pesat

Generasi Milenial Kudu Punya Talenta Digital

Jumat, 12 April 2019 12:57 WIB
Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara. (IST)
Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara. (IST)

 Sebelumnya 
Airlangga mengatakan, aspirasi besar dari pengembangan ekonomi digital dan revolusi industri 4.0 adalah untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Diperkirakan, pada tahun 2030, Indonesia menjadi negara 10 besar dengan perekonomian terkuat di dunia.

“Sekarang kita nomor 16 di dunia, dan pada 2030 Indonesia akan lolos dari middle income trap. Nanti Indonesia bisa disebut upper middle income country. Sekarang masih masuk lower middle income country. Tetapi tahun depan sudah masuk middle income country,” katanya.

Baca juga : Tanri Abeng Ajak Generasi Milenial Unair Kembangkan Jiwa Entrepreneur

Dengan implementasi industri 4.0, pertumbuhan ekonomi dinilai akan naik satu hingga dua persen, kemudian bisa membuka 17 juta tambahan lapangan pekerjaan.

“Itu berdasarkan studi dari McKinsey, dan dari 17 juta itu, sebanyak 4 juta akan berada di sektor industri, sisanya ada di sektor jasa penunjang industri, sehingga itu peluang sangat terbuka untuk kita,” ujarnya.

Baca juga : BMKG Hadirkan Sistem AWOS Karya Generasi Milenial

Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika bidang Hukum Henry Subiakto mengatakan, generasi milenial memiliki cara dan kultur sendiri dalam memanfaatkan ruang digital.

“Di Indonesia ini anak mudanya banyak. Mereka adalah generasi milenial yang memiliki cara dan kultur sendiri dalam memanfaatkan ruang digital. Mereka berkompetisi menunjukkan kreativitasnya,” kata Henry.

Baca juga : Perlintasan Kereta Api, Kok Hanya Dijaga Pak Ogah

Henry mengungkapkan, sebagai negara yang besar, Pemerintah Indonesia sedang membangun infrastruktur Palapa Ring, yaitu fiber optik yang menghubungkan pulau-pulau besar di Indonesia. Sedangkan program untuk masuk ke daerah-daerah, bernama Universal Service Obligation (USO).

"Infrastruktur ini untuk menyatukan, jadi kayak highway, jalan tol. Nanti data dan koneksi internet akan menjadi cepat sekali. Masyarakat Indonesia akan terkoneksi. Katakanlah menggunakan sinyal-sinyal digital untuk berkomunikasi, ketika secara teknis terkoneksi maka secara sosial dan ekonomi juga terkoneksi,” ungkap Henry. (ASI)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.