Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Airlangga: RI Nggak Main-main Dalam Pembangunan Berkelanjutan
Jumat, 16 April 2021 07:41 WIB
Sebelumnya
Menko Airlangga juga menjelaskan 4 upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mewujudkan produksi dan perdagangan berkelanjutan.
Pertama, penerapan sistem jaminan legalitas kayu dan minyak sawit berkelanjutan (ISPO). Kedua, upaya mengurangi kayu illegal dan deforestasi.
Baca juga : Ketua Satgas Covid Minta Urang Awak Nggak Mudik Dulu, Jangan Pulang Basamo
Ketiga, upaya restorasi dan rehabilitasi lahan gambut. Keempat, penetapan lahan konservasi.
Upaya dilakukan untuk mengurangi emisi sebesar 29 persen pada tahun 2030. Bukan tak mungkin, dengan dukungan kerja sama internasional, emisi ini bisa tekan lagi hingga 41 persen pada tahun 2030.
Baca juga : Rangkul IJBC, Demi Percepatan Pembangunan Sumbar
Pertemuan ini menyepakati Joint Statement on Principles for Collaboration under the Sustainable Forest Management, Agriculture and Commodity Trade (FACT) Dialogue.
Forum juga menyepakati pembentukan empat kelompok kerja, yang meliputi perdagangan dan pengembangan pasar (trade and market development), dukungan petani kecil (smallholder support), transparansi dan kemudahan penelusuran (transparency and tracebility), serta riset, pengembangan, dan inovasi (research, development and innovation) yang akan segera menyusun peta jalan (roadmap) mengenai langkah konkret yang dapat diambil oleh pemerintah.
Baca juga : Bamsoet: Tak Ada Pelanggaran HAM Dalam Pembangunan Mandalika
First Ministerial Roundtable ini, juga dihadiri oleh Menteri Pasifik dan Lingkungan Inggris Raya Lord Zac Goldsmith of Richmond Park, COP 26 President Designate UK, The Right Honourable Alok Sharma MP, Wakil Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Alue Dohong, serta para Menteri, Duta Besar dan pejabat tinggi negara lainnya dari 26 negara. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya