Dark/Light Mode

BI Komitmen Dukung Mata Uang Lokal di Kawasan ASEAN

Selasa, 16 April 2019 17:11 WIB
Bank Indonesia pelaksanaan sosialisasi LCS  pada bank yang memfasilitasi kebijakan LCS (Appointed Cross Currency Dealer Bank/Bank ACCD) dan importir/eksportir potensial bank-bank ACCD yang selama ini bertransaksi dagang dengan Malaysia dan Thailand, di Jakarta Selasa (16/4). (Foto: Humas Bank Indonesia).
Bank Indonesia pelaksanaan sosialisasi LCS pada bank yang memfasilitasi kebijakan LCS (Appointed Cross Currency Dealer Bank/Bank ACCD) dan importir/eksportir potensial bank-bank ACCD yang selama ini bertransaksi dagang dengan Malaysia dan Thailand, di Jakarta Selasa (16/4). (Foto: Humas Bank Indonesia).

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung implementasi penggunaan Local Currency Settlement (LCS) di kawasan. Salah satu langkah yang dilakukan Bank Indonesia adalah melalui pelaksanaan sosialisasi LCS pada Selasa (16/4) di Bank Indonesia kepada bank yang memfasilitasi kebijakan LCS (Appointed Cross Currency Dealer Bank/Bank ACCD), dan importir/eksportir potensial bank-bank ACCD yang selama ini bertransaksi dagang dengan Malaysia dan Thailand. 

Baca juga : Mahfud Cs Dukung KPU, Lawan Amien

Implementasi LCS memiliki peran strategis dalam mendukung efisiensi transaksi, pengembangan pasar mata uang lokal, dan pada akhirnya mendukung stabilisasi nilai tukar Rupiah. Secara umum penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dengan Thailand dan Malaysia yang difasilitasi oleh bank ACCD di Indonesia menunjukkan progres yang positif. 

Baca juga : AS Butuh Dua Tahun Satukan Orang Tua Migran Dengan Anaknya

Hal ini tercermin dari tren peningkatan transaksi penyelesaian perdagangan dalam mata uang lokal yang difasilitasi oleh bank ACCD dan fitur operasionalisasi yang telah dijalankan bank ACCD. 
Pada triwulan I 2019, total transaksi perdagangan melalui LCS menggunakan Baht (THB) mencapai USD13 juta (setara Rp185 miliar), meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar USD7 juta (setara Rp96 miliar).

Baca juga : Kampanye Di Malang, Paloh Jualan Anak Muda 

Sementara untuk transaksi LCS menggunakan Ringgit (MYR) mencapai USD70 juta (setara Rp1 triliun), meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar USD6 juta (setara Rp83 miliar). Implementasi penggunaan LCS merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia (BNM) dan Bank of Thailand (BOT) pada 23 Desember 2016 dalam rangka mendorong penggunaan LCS.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.