Dark/Light Mode

Terapkan Prokes Ketat, Gubernur Lampung Puji ASDP

Rabu, 5 Mei 2021 10:58 WIB
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kanan) didampingi Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Foto: ist)
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (kanan) didampingi Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan seluruh mitra kerja di lingkungan Pelabuhan Bakauheni, Lampung dalam mengantisipasi Angkutan Lebaran 2021 disesuaikan dengan penanganan Covid-19. 

Hal ini disampaikan Arinal bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lampung saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung yang disambut Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, beserta jajaran untuk memeriksa langsung kesiapan sarana dan prasarana Pelabuhan Bakauheni, Selasa (4/5). 

"Sejak awal kita perhatikan fungsi transportasi, dan yang ingin kita pastikan adalah protokol kesehatan dijalankan dengan baik agar tidak terjadi peningkatan Covid-19," katanya dalam keterangan resminya, Rabu (5/5). 

Menurutnya, Lampung awalnya menjadi provinsi terbaik dalam pengendalian Covid-19, namun kini berada di posisi 19 di seluruh Indonesia karena ada peningkatan Covid-19. Karena itu harus tingkatkan pelayanan khususnya di area publik dan layanan transportasi, tingkatkan lagi pengetatan protokol kesehatan. 

Baca juga : Regulasi dan Pengawasan AMDK Ketat, Galon Guna Ulang Aman dikonsumsi

“Di Lampung tidak hanya ada Pelabuhan Bakauheni, tetapi juga Pelabuhan Panjang dan Bandara, yang menjadi gerbang keluar-masuk masyarakat dari dan ke Lampung," ujarnya. 

Namun, kata Arial, dari hasil pantauannya arus penumpang yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni relatif sepi. Artinya, kata dia, pemerintah cukup berhasil dengan imbauan tidak mudik. Tapi, harus tetap antisipasi karena potensi masyarakat yang melintas di pelabuhan sangat tinggi. 

Data mencatat, arus penumpang mencapai sekitar 37 persen dan kendaraan sekitar 33 persen yang tiba di Pelabuhan Bakauheni pada 28 April-3 Mei 2021. Dari sekitar 61 ribu yang melintas Bakauheni, ada sekitar 20 persen atau 12 ribu orang tujuan Lampung. Untuk itu, Pelabuhan Bakauheni harus selalu antisipasi, tingkatkan pelayanan dan prokesnya. 

Arial memastikan di Pelabuhan Bakauheni juga sudah tersedia layanan pengecekan dengan GeNose yang turut menjadi sarana pengendalian Covid-19. 

Baca juga : Pemulihan Kelistrikan Lebih Cepat, Gubernur NTT Kasih Jempol Ke PLN

Kapolda Lampung, Hendro Sugiatno mengatakan, layanan penyeberangan di masa Angkutan Lebaran di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni terus mengalami perbaikan setiap tahunnya, salah satunya dipicu keberhasilan layanan tiket online Ferizy. 

"Kami apresiasi dengan adanya tiket online Ferizy. Pengalaman saat bertugas di Merak beberapa tahun silam, ketika Angkutan Lebaran selalu terjadi antrian panjang. Bahkan petugas kami dulu harus lebih mengatur mobil yang antri panjang, sampai membangunkan pengemudi. Sekarang sudah lebih baik, tidak ada antrian lagi," ujarnya. 

Apalagi katanya, pada Rabu (5/5) ini diperkirakan adalah puncak arus kendaraan R4 pribadi menyusul larangan mudik pada 6-17 Mei mendatang. Dengan adanya sistem online, tentu waktu kedatangan kendaraan sudah bisa diprediksikan, sudah bisa dikelola dan dipetakan kesiapan petugas sesuai dengan waktu kedatangan dan pergerakannya. 

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan, bahwa layanan pelabuhan dan kapal penyeberangan ASDP beroperasi sesuai dengan aturan pengendalian transportasi yang telah diatur khususnya periode larangan mudik dari 6-17 Mei 2021. 

Baca juga : Jalankan Prokes Ketat, PTM Terbatas Tak Akan Menimbulkan Klaster Baru

Ira menjelaskan, pelabuhan penyeberangan beroperasi normal agar pelayanan publik tetap berjalan. Menurutnya, selama masa larangan mudik telah diatur bahwa ASDP melalui koordinasi dengan instansi dan pihak terkait pada wilayah kerjanya masing-masing tetap melayani angkutan logistik untuk menjaga pasokan di daerah tetap stabil, dan juga penumpang dengan kriteria khusus. 

"Kami siap menerima arahan, dan tentunya akan melakukan pengaturan sebaik-baiknya agar tidak ada antrian atau penumpukan penumpang baik di pelabuhan dan kapal penyeberangan, serta selalu menjaga implementasi physical distancing," ujarnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.