Dark/Light Mode

Dapat Tambahan PEN Rp 10 Triliun, BTN Genjot Pembiayaan KPR

Rabu, 9 Juni 2021 08:26 WIB
Ilustrasi kantor Bank Tabungan Negara (BTN). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi kantor Bank Tabungan Negara (BTN). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Optimalisasi penyaluran dana PEN terus dilakukan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, terutama ke sektor perumahan. Hal ini menyusul BTN yang kembali dipercaya pemerintah, untuk menjadi bank penyalur dana program PEN senilai Rp 10 triliun.

Secara total, nilai kredit Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disalurkan BTN mencapai sekitar Rp 54,41 triliun.

“BTN berkomitmen bakal mengoptimalkan penyaluran dana tersebut, mencapai 3 kali lipat dalam 6 bulan,” ujar Direktur Utama BTN, Haru Koesmahargyo dalam keterangan resmi, Selasa (8/6).

Baca juga : Bahlil Butuh Gizi Kuat Dan Pelumas Paten..!

Haru mengatakan, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada perseroan. Penempatan dana per 3 Juni 2021 ini merupakan penempatan yang keempat kalinya di BTN.

“Sejalan dengan core business kami, BTN akan memfokuskan penyaluran dana tersebut ke sektor pembiayaan perumahan sehingga dapat menyediakan rumah yang menjadi kebutuhan mendesak terutama di masa pandemi,” tutur Haru.

Dengan memfokuskan pada sektor perumahan, lanjut Haru, diyakini juga dapat mendongkrak perekonomian nasional. Pasalnya, sektor perumahan dapat memberikan daya ungkit bagi 174 industri terkait.

Baca juga : Mau Kembangkan Sayap Ke Trieste Dan Milan, Inilah Program Tim Ekonomi Perwakilan RI

Sementara itu, secara total, Bank BTN telah menyalurkan kredit PEN per Mei 2021 senilai Rp 54,41 triliun. Jika dirinci, pada penempatan periode pertama dan kedua, BTN telah menyalurkan dana PEN tersebut kepada 108 ribu debitur dengan nominal mencapai Rp 36,6 triliun per 31 Desember 2020.

“Mayoritas penyaluran kredit bermuara pada sektor perumahan atau mencapai 85 persen dari portofolio,” ucap Haru.

Dana PEN tersebut juga disalurkan dalam bentuk kredit ke 33 provinsi di Indonesia. Untuk penempatan dana PEN tahap ketiga, telah disalurkan BTN kepada lebih dari 53 ribu debitur dengan total kredit sekitar Rp 17,81 triliun per 4 Mei 2021. Dari total penyaluran kredit tersebut, sebanyak 93 persen disalurkan ke sektor perumahan.

Baca juga : Latihan Bareng Lagi, Robert Genjot Fisik Pemain Persib

Haru menyatakan, perseroan akan terus berfokus pada penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) di luar Jakarta untuk meningkatkan pemulihan ekonomi di luar ibukota negara. BTN mencatat sebanyak 82 persen dari total kredit disalurkan di luar Jakarta.

“Kami berupaya agar pemulihan ekonomi berlangsung secara merata dengan penyaluran kredit di luar Jakarta,” pungkasnya. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.