Dark/Light Mode

Manfaatkan Pelatihan Dan Pembiayaan LPEI, UMKM Batik Asal Solo Ini Kembali Ekspor

Rabu, 18 Agustus 2021 21:45 WIB
Ilustrasi UKM batik asal Solo. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi UKM batik asal Solo. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Sementara itu, LPEI sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam peningkatan ekspor nasional juga memiliki komitmen untuk meningkatkan kelas UMKM, tidak hanya melalui aspek finansial namun juga aspek non finansial.

Program-program seperti Coaching Program for New Exporter (CPNE) yaitu program pelatihan rintisan eksportir baru, Desa Devisa yaitu program pengembangan masyarakat berbasis komoditas untuk menghasilkan devisa, dan marketing handholding.

Baca juga : Mandiri Utama Finance Genjot Literasi Dan Pembiayaan Milenial

Direktur Pelaksana II LPEI Maqin Noorhadi mengatakan, tantangan pandemi tidak menghalangi LPEI untuk terus menciptakan eksportir baru. Salah satunya dengan program yang dimiliki, yaitu memberikan pendampingan sehingga para UKM siap untuk diunggah ke global marketplace.

"Tercatat 353 produk Indonesia dari berbagai komoditas termasuk tekstil telah diunggah di Alibaba dengan harapan adanya pertemuan dengan buyer pada platform tersebut,” jelas Maqin.

Baca juga : Kementan Tekankan Pentingnya Keamanan Pangan Produk UMKM Hortikultura

Situasi yang kurang ideal saat ini sambungnya, memang harus dihadapi oleh pelaku UMKM. Namun dengan memanfatkan sejumlah keringanan yang diberikan Pemerintah, pelaku usaha diharapkan dapat mempertahankan bahkan meraih sukses di waktu mendatang. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.