Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Burden sharing antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) berlanjut pada 2022. BI akan kembali membeli Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 224 triliun. Pembelian ini untuk mengatasi masalah kesehatan dan kemanusiaan dampak pandemi Covid-19.
Jumlah SBN yang diterbitkan pemerintah pada 2021 sebesar Rp 215 triliun dan 2022 sebesar Rp 224 triliun. Partisipasi BI berupa kontribusi atas seluruh biaya bunga untuk pembiayaan vaksinasi dan penanganan kesehatan dengan maksimum limit Rp 58 triliun pada 2021 dan Rp 40 triliun pada 2022 sesuai kemampuan keuangan BI.
Baca juga : Cihuy, BSU Rp 1 Juta Buat Pekerja Cair Bulan Depan!
Sedangkan sisa biaya bunga pembiayaan penanganan kesehatan lainnya serta penanganan kemanusiaan menjadi tanggungan Pemerintah.
Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, terpanggil dan tberkomitmen penuh untuk bersama pemerintah menjaga kesehatan masyrakat dan kemanusiaan. “Inilah spirit yang memotivasi kerja sama yang erat ini,” kata Perry, Selasa (24/8).
Baca juga : ASEAN Rayakan 54 Tahun, Bersama Makin Tangguh Dan Sejahtera
Menurut Perry, merebaknya Corona varian Delta menyebabkan biaya kesehatan membengkak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kondisi tersebut membuat beban negara semakin tinggi.
Alasan lainnya, BI ingin mengurangi beban anggaran negara. “Seluruh SBN ini bisa digunakan sebagai instrumen operasi moneter dan suku bunga yang lebih rendah dari pasar yaitu reverse repo Bank Indonesia tenor 3 bulan,” jelasnya.
Baca juga : Pengusaha Peduli NKRI Sumbang Beras Dan Oksigen
Perry menegaskan, kesepakatan burden sharing yang dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 ini tidak akan dan tidak pernah mengurangi independensi dan kemampuan Bank Indonesia untuk melaksanakan kebijakan moneter yang pruden. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya