Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sukses Jadi Binaan Pupuk Kaltim, Iqbal Ajak Generasi Milenial Bertani
Kamis, 4 November 2021 07:07 WIB
Sebelumnya
Dorongan inilah yang mengantarkannya melabuhkan puncak pendidikan di jenjang Strata-1 Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Jember.
Lulus pada 2018, pria asal Pematang Siantar Sumatera Utara ini langsung memantapkan diri menjadi petani dan mulai menggarap beberapa jenis komoditas seperti jagung, ketela pohon, pepaya hingga cabe di atas lahan seadanya.
"Dasarnya (ilmu) kita punya, tinggal komitmen untuk menerapkan agar sektor pertanian Indonesia bisa maju. Makanya menjadi petani ini adalah suatu pengabdian, karena selain ketekunan, regenerasi juga dibutuhkan," jelas Iqbal.
Baca juga : Ikut Program Makmur Pupuk Kaltim, Hasil Tani Iqbal Naik Signifikan
Komoditas pertanian yang ditanam pria kelahiran 24 April 1994 itu pun secara perlahan menunjukkan hasil, hingga memotivasinya melirik potensi lain untuk dikembangkan di luar padi dan jagung yang selama ini menjadi komoditas andalan Kabupaten Jember.
Apalagi melihat topografi lahan Desa Mayangan sangat cocok untuk ditanami hortikultura, ayah satu anak ini kemudian mulai menanam jenis semangka tanpa biji, diatas Tanah Kas Desa (TKD) yang hingga kini ditekuninya.
"Ini sudah tahun ketiga saya bertani dan Alhamdulillah lahan garapan saat ini sudah sekitar 25 hektare, dari awal hanya 1-2 hektare," kata Iqbal, saat panen raya semangka Program Makmur Pupuk Kaltim beberapa waktu lalu.
Baca juga : Lestari Ajak Milenial Bernurani Masuk Ke Parlemen
Dia sengaja memilih semangka karena buah tersebut tidak mengenal musim. Dalam satu tahun, dia bisa empat kali panen, dengan masa tanam selama 60 hari.
Potensi ini pun dinilai menguntungkan, karena masa panen yang tidak lama dan memberikan jaminan terhadap petani penggarap secara berkelanjutan.
"Tiap satu hektare lahan, saya mempercayakan pada 4 orang. Satu tenaga musiman ditambah 3 anggota pengelola, sehingga saat ini ada sekitar 100 petani yang tergabung," lanjutnya.
Baca juga : Jenderal Andika Pensiun Desember Tahun Depan
Iqbal pun mengajak generasi muda kembali bertani untuk mengembangkan sektor pertanian dalam negeri. Menurut dia bertani tidak hanya berbicara lapangan kerja, tapi juga memberi kehidupan bagi orang banyak.
Sebab sektor pangan dan kebutuhan pokok masyarakat dipenuhi oleh pertanian, yang juga menjadi penyumbang oksigen terbesar dengan tumbuhan hijau yang dikelola.
"Jika ditinjau dari pengalaman, menjadi petani malah pekerjaan yang paling diidamkan pada masa tua seseorang. Jadi kenapa tidak kita mulai saja dari muda," tandas pria dengan hobi kicau mania ini. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya