Dark/Light Mode

Berdampak Langsung Pada Masyarakat

Sandiaga Sebut Banyak Investor Tertarik Berinvestasi Di Danau Toba

Jumat, 12 Nopember 2021 16:47 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno di Danau Toba, Sumut. (Foto: Instagram)
Menparekraf Sandiaga Uno di Danau Toba, Sumut. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seiring situasi pandemi Covid-19 sudah membaik, pariwisata Indonesia berusaha untuk bangkit kembali. Salah satu caranya, dengan menanamkan dan menarik lebih banyak investasi di bidang wisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, sejak awal pandemi, pemerintah telah merespons krisis dengan memberikan dukungan finansial dan keterampilan untuk para pekerja industri.

Saat ini, optimisme pemulihan bisnis mulai tumbuh seiring menurunnya jumlah kasus Covid-19 harian dengan digulirkannya program vaksinasi ke seluruh provinsi di Indonesia. Kini saatnya semua pihak bekerjasama untuk membangkitkan sektor pariwisata.

Berita Terkait : Sandiaga Uno Percepat Pembangunan Kereta Gantung Di Kawasan Danau Toba

"Ini adalah saat yang tepat untuk membahas bagaimana entitas publik dan swasta bersatu untuk memulai kembali industri pariwisata di Indonesia. Investasi bisa jadi jawaban untuk membangkitkan kembali dunia pariwisata," ucap Sandiaga Uno dalam webinar bertajuk 'Is Now the Right Time to Invest in Indonesian Tourism?', dikutip Jumat (12/11).

Sandi memberi contoh usaha percepatan pengembangan destinasi super prioritas (DSP) Danau Toba, dengan membuka luas kesempatan investasi kepada seluruh pihak.

Lewat kerja sama berbasis public private partnership tersebut, dia meyakini DSP Danau Toba akan mampu menggerakkan ekonomi, menciptakan peluang usaha, dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

Berita Terkait : Dubes Rachmat Ajak Investor Thailand Berinvestasi Di Sektor Logistik Indonesia

Sejalan dengan pengembangan DSP Danau Toba, terdapat sejumlah investor yang akan berinvestasi. Di antaranya Raam Punjabi, seorang produser film yang akan mengambil latar belakang Danau Toba dalam setiap film yang diproduserinya.

Ada pula sejumlah investor asal China yang berkomitmen untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur di Danau Toba. Selanjutnya, ada sebuah grup yang akan membangun hotel dengan jumlah ratusan kamar.

"Kita harapkan ini suatu investasi yang cukup signifikan. Kita bergerak, bukan bukan hanya jumlah investasinya, tapi juga kualitasnya. Jadi saya ingin mengajak kepada semua pihak bahwa investasi di sini berdampak langsung kepada masyarakat," tandas Sandi. [OKT]