Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tingkatkan Kualitas Hidup Disabilitas, Daewoong Pharmaceutical Luncurkan Say Pain
Selasa, 31 Mei 2022 20:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia meluncurkan 'Say Pain!' Pada 31 Mei 2022, sekaligus memilih 20 duta mahasiswa sebagai 'Daewoong Social Impactor' angakatan ke-2 untuk melaksanakan kampanye 'Say Pain!', dalam rangka meningkatkan lingkungan medis penyandang disabilitas perkembangan di Indonesia.
'Say Pain!' adalah kampanye CSR di Korea yang diadakan oleh Daewoong Pharmaceutical sejak 2019, dan merupakan proyek kontribusi sosial yang mendidik dan mendukung 'peserta didik yang lamban belajar', termasuk penyandang disabilitas perkembangan, untuk menerima layanan medis yang diperlukan dengan mengekspresikan gejala mereka sendiri. Acara peluncuran ini dihadiri oleh Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia, Eui Young Ham, CEO Peach Market (NGO), dan Tri Puspitarini, seorang psikolog perkembangan Indonesia, sebagai pembicara.
Baca juga : Polda Kalteng Tingkatkan Kemampuan Personel Di Bidang Pertambangan & Hutan
Dalam pembukaannya, Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia, menjelaskan latar belakang dan pentingnya kampanye 'Say Pain!', dengan mengatakan “Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia selalu mencari kontribusi sosial untuk membantu masyarakat Indonesia”, menambahkan “Saya ingin memberikan apresiasi kepada Daewoong Social Impactor angkatan kedua, yang akan memimpin kampanye 'Say Pain!' di Indonesia.”
Pembicara kedua adalah Eui Young Ham, CEO Peach Market, sebuah perusahaan nirlaba Korea yang memproduksi konten AAC untuk penyandang disabilitas perkembangan. Ia mengatakan, “Sangat berarti bahwa inisiatif yang dimulai di Korea untuk membantu pasien yang kesulitan mengekspresikan penyakit menyebar ke luar negeri hingga ke Indonesia. Saya akan melakukan yang terbaik untuk memberikan bantuan praktis kepada orang Indonesia dengan disabilitas perkembangan.”
Baca juga : Tingkatkan SDM, Universitas Esa Unggul dan Pemkab Bekasi Teken MoU
Daewoong Social Impactors dan pakar Indonesia juga bergabung, untuk berbagi visi untuk meningkatkan kualitas hidup orang Indonesia dengan disabilitas perkembangan. Tri Puspitarini dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan psikolog perkembangan yang berpengalaman meneliti disabilitas perkembangan mengatakan, “Kita membutuhkan gerakan sosial untuk merangkul penyandang disabilitas perkembangan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Sangat menginspirasi mahasiswa untuk mengambil tindakan.”
Tri menambahkan “Saya berharap kita dapat mengambil langkah lebih dekat dengan visi 'hak untuk sehat' bagi orang-orang dengan disabilitas perkembangan, melalui kegiatan Daewoong Social Impactor angkatan kedua.”
Baca juga : Kemendagri Berupaya Tingkatkan Kualitas Pegawai Dan Pelayanan
Seluruh Daewoong Social Impactors akan mendapatkan beasiswa senilai Rp 7,8 juta per orang dan “Starter Pack” yang dibutuhkan untuk kegiatan. Selain itu, beasiswa khusus akan diberikan kepada tim yang berprestasi, dan program instruktif akan diberikan untuk mengembangkan kemampuan setiap peserta. [ARM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya