Dark/Light Mode

Kalbe Edukasi Masyarakat, Deteksi Dini Thalassemia

Sabtu, 29 Mei 2021 18:33 WIB
Kalbe Edukasi Masyarakat, Deteksi Dini Thalassemia

RM.id  Rakyat Merdeka - Merayakan Hari Thalassemia Sedunia, PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) kolaborasi dengan dengan POPTI (Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalassemia Indonesia), YTI (Yayasan Thalassemia Indonesia) dan PPTI (Perhimpunan Penyandang Thalassemia Indonesia) memberikan edukasi mengenai tata laksana Thalassemia digelar secara online dan dihadiri oleh ratusan penyandang dan pemerhati Thalassemia dari seluruh Indonesia. berbarengan dengan peringatan HUT YTI-POPTI dengan tema “Satu Asa, Satu Tujuan, Menuju Zero Kelahiran Thalassemia Mayor” (29/5). 

Marketing Director Pharma PT Kalbe Farma Tbk, Ridwan Ong mengatakan, Kalbe akan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat untuk hidup yang lebih baik, terkhusus pada penyakit yang tergolong langka (rare disease) dimana salah satunya Thalassemia.

Baca juga : Soal Kondisi Keuangan Negara, Pemerintah Disarankan Lebih Transparan

Ridwan Ong menjelaskan melalui Gerakan Peduli Thalassemia, Kalbe memiliki tiga visi, yaitu pertama, meningkatkan kualitas hidup penyintas Thalassemia melalui penyediaan produk yang berkualitas dan lebih mudah diakses dengan harga terjangkau. Kedua, meningkatkan awareness masyarakat terhadap manfaat dan pentingnya donor darah melalui secara aktif berkolaborasi dengan banyak stakeholder. Dan ketiga, meningkatkan awareness masyarakat melalui kampanye bahwa Thalassemia dapat dicegah. 

Dengan melakukan kolaborasi dengan IDAI UKK Hematologi Onkologi, Yayasan Thalassemia Indonesia, POPTI, Komunitas Thalassemia, Kalbe mendukung kampanye ‘ Periksa Darah Sebelum Menikah’ sebagai salah satu upaya memutusmata rantai Thalassemia di Indonesia. 

Baca juga : Soal Ledakan Covid Di Malaysia, Dicky Ingatkan Kasus Covid Di RI Nggak Kalah Serem

"Peringatan Hari Thalassemia ini sendiri bertujuan agar pasien patuh pada pengobatan, memberikan dukungan keluarga (caregiver) dan peranan penting akses layanan kesehatan bagi
pasien untuk dapat hidup berdamai dengan penyakit Thalassemia. Penyandang Thalassemia memerlukan perawatan sejak dini dan terapi secara rutin untuk dapat memiliki kehidupan yang berkualitas dalam melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Kepatuhan penyandang dalam mengkonsumsi obat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan kelasi besi. Disamping itu, penyandang juga dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung nutrient dan vitamin (asam folat, vitamin E, vitamin C)" ungkap Ridwan Ong. 

Sementara, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes, sangat mengapresiasi acara yang dilakukan oleh POPTI, Yayasan Thalassemia Indonesia dan Kalbe Farma pada hari ini. Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini semakin membawa manfaat kepada masyarakat khususnya mengenai update tentang penyakit Thalassemia yang sampai hari ini belum ada obat pencegahannya.

Baca juga : Gelar Seminar Maritim, UNJ Peduli Nasib Masyarakat Pesisir

“Dalam penanggulanan penyakit Thalassemia ini, pemerintah telah menerapkan 3 pilar yaitu promosi kesehatan, deteksi dini, dan penanganan khusus. Untuk promosi kesehatan dilakukan dengan memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit Thalassemia bagaimana mencegah dan mengobati. Untuk deteksi dini dilakukan khususnya pada orang terdekat penyandang Thalassemia. Dan terakhir untuk penanganan khusus biasanya dilakukan di rumah sakit,” lanjut dr. Cut Putri.

Ia juga menambahkan penyakit Thalassemia ini merupakan masalah yang perlu perhatian khusus karena menurut data dari Yayasan Thalassemia Indonesia sudah hampir 11.000 ribu penyandang Thalassemia dimana untuk pembawa sifat sendiri sekiar 6-10% jumlah penduduk Indonesia. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta, media, akademisi, komunitas dan masyarakat agar pencegahan penyakit Thalassemia bisa dilakukan sejak dini. [ARM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.