Dark/Light Mode

Menparekraf: Peran Perempuan Milenial Penting Dorong Ekonomi Kreatif

Rabu, 23 Februari 2022 12:20 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively, Selasa (22/2). (Foto: Istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively, Selasa (22/2). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Peran perempuan sangat diperhitungkan di era modern seperti sekarang. Terutama di Indonesia. Meski tetap menjalankan kewajibannya untuk keluarga, perempuan sudah memiliki keberanian dan kesempatan untuk membuktikan prestasi di bidang ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno beranggapan, bahwa dulu perempuan memiliki keterbatasan kultural dan struktural. Sekarang perannya sangatlah strategis. Terutama perempuan milenial di sektor parekraf.

Misalnya dalam penggunaan teknologi, dahulu ada dominasi pembagian peran antara pria dan perempuan disebabkan oleh budaya yang cenderung patriarki. Sehingga mengakibatkan peran wanita mendapatkan keterbatasan dalam bidang politik, ekonomi, maupun pendidikan.

"Tapi, di rumah saya ini tidak terjadi (patriarki). Karena diberikan ruang dan peluang yang sangat luas," beber Sandi dalam gelaran Indonesia Millennial Women Brand Choice Awards 2022: Increase Creativity, Thinking Innovatively, dikutip Rabu (23/2).

Baca juga : Kepada Penimbun Migor, Mendag Tak Kasih Ampun

Eks wakil Gubernur DKI Jakarta ini memandang, dalam perjalanan waktu peran perempuan mulai bangkit. Perempuan berhasil membuktikan bahwasannya keberadaan mereka layak untuk diperhitungkan.

"Kecerdasan serta kepiawaian wanita Indonesia tidak bias lagi dan tidak bisa dianggap remeh karena telah turut berkontribusi terhadap pembangunan," papar Sandiaga.

Menurut data Susenas BPS tahun 2021, jumlah penduduk wanita Indonesia tahun 2021 ini adalah sebanyak 135, 24 juta jiwa. Dan, 23,28 persen dari jumlah itu didominasi usia perempuan milenial, dengan rentang usia antara 25 sampai 39 tahun.

Sandiaga menyebut, perempuan Indonesia saat ini sudah tampil sebagai pemikir, penganalisa, dan pengambil keputusan. Ia pun menyebut, di level pemerintahan khususnya di Kemenparekraf sendiri, hampir lebih dari 50 persen dari pengambil keputusan adalah wanita.

Baca juga : Yang Nimbun Migor, Lekas Penjarain Dong

"Lihat saja, di Kemenparekraf ini Wakil Menterinya perempuan, dan banyak sekali Eselon 1 lainnya didominasi oleh kaum perempuan. Jadi, sebagai pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, kami juga menemukan banyaknya dominasi dari wanita," ungkapnya.

Menurutnya, perempuan mampu menjadi roda penggerak perekonomian. Selain membangun ekonomi keluarga juga untuk masyarakat yang terlibat dalam sektor ini.

Menyoal generasi milenial Sandiaga pun percaya bahwa saat ini generasi milenial bisa mendorong ekonomi Indonesia. Serta bisa menciptakan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing.

"Di Kemenparekraf sendiri salah satunya adalah Mbak Wamen, Angela Tanoesoedibjo, beliau pengusaha yang sukses dan Wamen termuda, ada juga Zaskia Adya Mecca, sukses berkarya di bidang fashion dan kuliner, lalu Felicya Angelista yang mengembangkan bisnis produk kecantikan, Scarlett," tuturnya.

Baca juga : Menteri Erick Dan PBNU Teken Kerja Kemandirian Ekonomi Umat

Nah, Pemerintah pun akan terus mendukung program yang melibatkan peran perempuan milenial. Pemerintah punya program, yaitu beli kreatif lokal untuk membantu pemasaran produk para pelaku ekonomi kreatif lokal.

Yang terpilih mulai dari sub sektor kuliner, fashion kriya melalui e-commerce. Lebih jauh Sandiaga mengapresiasi kerja keras perempua dalam membawa nilai-nilai Indonesia. Serta memberikan semangat untuk para wanita milenial.

Dia mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, berkarya, berkontribusi, berprestasi dengan semangat 3G. Yakni, Gercep alias gerak cepet, Geber alias gerak bersama, dan Gaspol alias garap semua potensi online.

"Ini penting untuk ciptakan lapangan kerja. Pemberdayaan UMKM menjadi pilar kebangkitan ekonomi nasional ke depan. Ayo kita tetap disiplin, jalankan protokol kesehatan, kita masih ada di tengah Omicron, tapi show must go on,” pesannya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.