Dewan Pers

Dark/Light Mode

Platform MP3 Bantu Bappenas Tingkatkan Integrasi Dan Kualitas Pengetahuan

Kamis, 14 April 2022 12:16 WIB
Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti
Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan platform Manajemen Pengetahuan Perencanaan Pembangunan (MP3). Peluncuran platform tersebut dilakukan di Gedung Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/4). 

Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, platform MP3 dibangun melalui dukungan program Knowledge Sector Initiative (KSI). 

“Platform ini akan membantu meningkatkan integrasi dan kualitas pengelolaan pengetahuan, terutama di Bappenas sebagai pilot project,” kata Amalia di sela-sela acara peluncuran platform MP3.  

Berita Terkait : Menag: Dorong Penguatan Digitalisasi Dan Literasi Di Madrasah

KSI merupakan program kemitraan antara Bappenas dengan Australia yang diwakili oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) untuk mengembangkan kebijakan pembangunan berbasis penelitian, data, dan analisis.

Awal mula pengembangan MP3 berasal dari pengalaman Bappenas sebagai perancang pembangunan nasional, yang secara rutin harus memperbarui stok pengetahuan untuk menyusun perencanaan berbasis bukti.

"Platform MP3 dibangun sebagai alat dalam melengkapi proses perencanaan pembangunan dengan menyediakan dan membagikan pengalaman, serta pengetahuan yang terdapat di seluruh unit kerja di Bappenas," ujarnya. 

Berita Terkait : Rakor PPID 2022 Momentum Tingkatkan Inovasi Dan Kolaborasi Layanan Informasi Publik

Umumnya, tambah Amalia, platform MP3 bertujuan untuk menyediakan wadah dan infrastruktur dalam manajemen pengetahuan terhadap perencanaan pembangunan di kementeriannya. 

"Manajemen pengetahuan merupakan kumpulan perangkat, teknik dan strategi untuk mempertahankan, menganalisis, mengorganisasi, meningkatkan dan membagikan pengertian, pengalaman serta pengetahuan yang berupa ilmu dan informasi," ungkap dia. 

Platform MP3 ini dikembangkan berdasarkan enam siklus, yaitu identifikasi pengetahuan, pengumpulan pengetahuan, pengolahan dan klasifikasi, penyimpanan, diseminasi dan penyimpanan serta pembaruan pengetahuan. 

Berita Terkait : Pendaftar Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Kudu Bikin Video Presentasi, Ini Aturannya

"Kami berharap platform ini dapat membantu dan mempermudah pekerjaan personil Bappenas dalam menentukan tata kelola kegiatan manajemen pengetahuan, pada konteks perencanaan pembangunan," imbuh Amalia. 

Platform tersebut juga diharapkan dapat membantu Bappenas dalam meningkatkan kualitas pada personil perencana pembangunan, dan substansi rencana pembangunan. “Semoga platform MP3 dapat memperkuat Bappenas ke depan," tutur dia. [UMM]