Dark/Light Mode

Hari Minggu Sidak Pasar Kelapa Dua Tangerang, Mentan: Ketersediaan 12 Komoditas Pokok Aman

Senin, 25 April 2022 11:02 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sidak ke Pasar Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Minggu (24/3)/Ist
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sidak ke Pasar Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Minggu (24/3)/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kelapa Dua Tangerang, Banten, pada Minggu, 24 April 2020. Sidak dilakukan untuk memantau ketersediaan bahan pangan pokok selama puasa Ramadhan dan menjelang Lebaran.

“Kami memantau langsung ke pasar di 34 propinsi dan 514 kabupaten/kota sesuai arahan Bapak Presiden untuk memastikan stok 12 komoditas pangan pokok tersedia. Dan, hari ini kami ada di pasar Kelapa Dua," ungkap Mentan.

Baca juga : Lewat Pasar Tani, Kementan Terus Kawal Ketersediaan Pangan Di Kalsel

Menurut Mentan, selain pemantauan stok, Kementerian Pertanian juga menggelar Pasar Tani Ramadhan. Pasar ini digelar untuk memudahkan dan mendekatkan  masyarakat mendapatkan kebutuhannya.

"Pasar Tani Ramadhan bukan seperti operasi pasar. Pasar Tani ini lebih memperkuat bekerja sama TNI, para integrator agar supply dan demand bisa lebih rileks selama Ramadhan dan Idul Fitri nanti," katanya.

Baca juga : Tinjau Pasar Trisi Indramayu, Kementan Pastikan Stok 12 Bahan Pangan Pokok Aman

Lebih lanjut, Mentan mengungkapkan bahwa dari hasil pemantuan, ada daerah-daerah yang untuk komoditas tertentu memang mengalami kekurangan. Tapi hal itu, menurutnya bisa di-supply dari daerah surplus terdekat.

"Transportasi dari sentra komoditas kita usahakan perkuat, kita perlancar. Daerah-daerah yang defisit, yang ada dalam zona merah kita dekatkan ke sana," imbuhnya.

Baca juga : Turun Ke Lapangan, Kementan Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Di Kalbar Stabil

Menyoal minyak goreng, Mentan menegaskan bahwa hal tersebut terus menjadi perhatian dan menjadi concern pemerintah.

"Di bawah koordinasi Pak Menko Perekonomian Pak Airlangga, semua menteri terus ke lapangan memantau distribusi minyak goreng untuk sampai di lapangan. Dan 3-4 hari yang lalu, daerah-daerah dalam zona defisit seperti di Kalimantan dan Papua, minyak goreng sudah mulai terjangkau dengan baik ," pungkasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.