Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tersebar Di Stasiun, Terminal Dan Pelabuhan

Satgas Kerahkan 164 Ribu Relawan Buat Mudik Sehat

Rabu, 27 April 2022 07:55 WIB
Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Kalideres Jakarta, Selasa (26/4/2022). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM.id)
Sejumlah calon penumpang menunggu jadwal keberangkatan di Terminal Kalideres Jakarta, Selasa (26/4/2022). (Foto: Randy Tri Kurniawan/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengerahkan ratusan ribu relawan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pemudik. Upaya ini dilakukan agar pemudik tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan terhindar dari penularan Covid-19.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengungkapkan, ada 164 ribu relawan yang dikerahkan.

Para relawan yang disebut sebagai duta perubahan perilaku itu diterjunkan di stasiun, terminal dan pelabuhan.

Berita Terkait : Pengamat BUMN Dan Pangan: Jangan Sampai Kejadian 98 Terulang

Secara sukarela, mereka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan pencegahan Covid-19 secara singkat.

“Sudah berjalan sejak minggu lalu. Khusus untuk Jabodetabek, kami mengarahkan secara khusus,” ujar Sonny dalam diskusi yang digelar virtual, kemarin.

Selain mengedukasi masyarakat, para relawan juga bersemangat memberikan masker. “Ini bentuk mitigasi dan pencegahan kita,” imbuhnya.

Berita Terkait : Pelanggaran Netralitas ASN Jadi Catatan Bawaslu Malut

Sonny mengatakan, untuk saat ini para relawan fokus pada simpul-simpul transportasi. Langkah ini sekaligus mendukung upaya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar mudik sehat bisa berjalan sesuai rencana.

“Jadi, sebelum berangkat mereka diingatkan waspada. Kami berikan buku dari Satgas, kemudian diberikan masker. Jadi masker itu disediakan antara dua sampai enam masker untuk satu orang,” ungkapnya.

Meski fokus ke simpul-simpul transportasi, pihaknya juga menyasar masjid. Di masjid, para relawan bergerak hingga malam hari. Selain itu, edukasi juga disebarkan melalui media sosial, seperti di kanal YouTube dan Instagram.
 Selanjutnya